

100% ORIGINAL


SERI TEMPO MH THAMRIN
- Ketersediaan:
- Penulis: Tim TEMPO
- Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
- Model: 9786231344038
- MPN: 592502458
Rp75,000
Rp54,000
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Lahir dari keluarga kaya di Batavia, MH Thamrin berikhtiar memperbaiki kehidupan warga miskin lewat Dewan Kota dan kemudian Dewan Rakyat—lembaga yang kerap dianggap sebagai boneka pemerintah kolonial. Di sanalah dia bersuara lantang memperjuangkan nasib kaum bumiputra. Saat Sukarno, salah satu tokoh gerakan nonkooperatif, ditangkap karena aktivitas politiknya, Thamrin—yang dijadikan simbol kaum kooperatif—justru menjaga nyala api pergerakan dengan memperjuangkan pembebasan si Bung lewat Dewan Rakyat, meskipun gagal. Sebagai tokoh pergerakan, Thamrin bukan hanya milik orang Betawi. Dia anggota Fraksi Nasional yang menjadi oposan bagi pemerintah Hindia Belanda dan secara lantang menyuarakan kemerdekaan Indonesia “sekarang juga”.
Namun, sejarah tak selalu adil. Dekatnya hubungan dengan Sukarno membuat nama Thamrin memudar pada era Orde Baru lantaran terkena efek desukarnoisasi. Dia dikenang sekilas, sering kali hanya di momen peringatan ulang tahun Jakarta. Padahal, Thamrin menanamkan standar yang kini langka: politik sebagai jalan perjuangan, bukan semata-mata mencari keuntungan dan kekuasaan.
Prolog:
BAGI sebagian orang, MH Thamrin barangkali hanya dikenal sebagai jalan protokol yang menjadi ikon Jakarta, bersambungan dengan Jalan Jenderal Sudirman. Kerap ditulis dalam pelajaran sejarah sebagai pahlawan Betawi, nama Mohammad Hoesni Thamrin juga baru banyak disebut di seputar hari ulang tahun Jakarta, setiap 22 Juni. Pada 1920–1930-an, dia memang giat memperjuangkan nasib warga miskin Batavia. Padahal, peran Thamrin jauh lebih besar. Tak hanya pernah berkiprah di Dewan Kota Batavia (Gemeenteraad van Batavia), lelaki berdarah Eropa yang lahir di Sawah Besar, Batavia, pada 16 Februari 1894 itu menjadikan Dewan Rakyat (Volksraad) sebagai medan perjuangannya.
Mula-mula, Thamrin masuk Dewan Kota lewat pemilihan pada 1919. Di usia 25 tahun, dia dengan lantang menuntut pemerintah kota memperbaiki kehidupan warga yang tinggal di permukiman padat. Dia mendorong program kampongverbetering berupa pengerasan dan penerangan jalan, pembuatan saluran air, hingga pembangunan pintu air Manggarai untuk mengurangi dampak melubernya air Sungai Ciliwung yang membelah Batavia. Dia juga menyuarakan buruknya kehidupan masyarakat di pinggiran Batavia yang sering kekurangan makanan dan tinggal berdesakan di pondok sonder ventilasi dan kakus. Semua itu dia sampaikan secara santun dan dilengkapi dengan dokumen pendukung argumentasi. Berkat hal tersebut, dia dikenang sebagai tokoh yang membela kaum Betawi.
Jumlah Halaman : 132
Tanggal Terbit : 23 Jul 2025
ISBN : 9786231344038
Penerbit : KPG
Berat : 152 gr
Lebar : 16 cm
Panjang : 23 cm
Namun, sejarah tak selalu adil. Dekatnya hubungan dengan Sukarno membuat nama Thamrin memudar pada era Orde Baru lantaran terkena efek desukarnoisasi. Dia dikenang sekilas, sering kali hanya di momen peringatan ulang tahun Jakarta. Padahal, Thamrin menanamkan standar yang kini langka: politik sebagai jalan perjuangan, bukan semata-mata mencari keuntungan dan kekuasaan.
Prolog:
BAGI sebagian orang, MH Thamrin barangkali hanya dikenal sebagai jalan protokol yang menjadi ikon Jakarta, bersambungan dengan Jalan Jenderal Sudirman. Kerap ditulis dalam pelajaran sejarah sebagai pahlawan Betawi, nama Mohammad Hoesni Thamrin juga baru banyak disebut di seputar hari ulang tahun Jakarta, setiap 22 Juni. Pada 1920–1930-an, dia memang giat memperjuangkan nasib warga miskin Batavia. Padahal, peran Thamrin jauh lebih besar. Tak hanya pernah berkiprah di Dewan Kota Batavia (Gemeenteraad van Batavia), lelaki berdarah Eropa yang lahir di Sawah Besar, Batavia, pada 16 Februari 1894 itu menjadikan Dewan Rakyat (Volksraad) sebagai medan perjuangannya.
Mula-mula, Thamrin masuk Dewan Kota lewat pemilihan pada 1919. Di usia 25 tahun, dia dengan lantang menuntut pemerintah kota memperbaiki kehidupan warga yang tinggal di permukiman padat. Dia mendorong program kampongverbetering berupa pengerasan dan penerangan jalan, pembuatan saluran air, hingga pembangunan pintu air Manggarai untuk mengurangi dampak melubernya air Sungai Ciliwung yang membelah Batavia. Dia juga menyuarakan buruknya kehidupan masyarakat di pinggiran Batavia yang sering kekurangan makanan dan tinggal berdesakan di pondok sonder ventilasi dan kakus. Semua itu dia sampaikan secara santun dan dilengkapi dengan dokumen pendukung argumentasi. Berkat hal tersebut, dia dikenang sebagai tokoh yang membela kaum Betawi.
Jumlah Halaman : 132
Tanggal Terbit : 23 Jul 2025
ISBN : 9786231344038
Penerbit : KPG
Berat : 152 gr
Lebar : 16 cm
Panjang : 23 cm
Ulasan
Tags: Tim TEMPO,
KPG,
2025-07-23,
STO2025,
NewProduct2025
Rekomendasi Produk Lainnya
Setiap orang mengekspresikan diri lewat sebuah cara; sering dengan cara yang sangat buruk. Bagi sebagian orang, proses ekspresi itu mudah dan menyenan..
Rp42,480 Rp59,000
Cho Nam Joo mewawancarai banyak perempuan dari berbagai umur dan status. Kisah-kisah mereka, ia rangkum menjadi kisah perjuangan yang penuh haru. Tent..
Rp48,960 Rp68,000
Di Tokyo, Yamato berencana untuk melakukan pertarungan terakhir dengan kakak beradik Sekiguchi. Sementara itu, Miku yang menemukan “barang penig..
Rp17,280 Rp24,000
4 review(s)
Tidak hanya orang dewasa, banyak sekali remaja hari ini yang mengidap beragam gangguan mental. Sebab stigma yang selalu membayangi pengidap seba..
Rp56,880 Rp79,000
Selangkah lebih dekat dengan Soekarno
- Kisah Masa Kecil Hingga Remaja Soekarno
- Batik dengan Motif "Terang Bulan" adalah
- Konsep dari Bung Karno
- ..
Rp35,640 Rp49,500
Sisca Soewitomo adalah “Ratu Boga” dan legenda kuliner Indonesia. Selama 50 tahun lebih karirnya disibukkan sebagai pembawa acara masak televisi, mode..
Rp97,920 Rp136,000
Dengan janjinya dipertaruhkan, Wakana nekat menantang pihak perusahaan produksi untuk membuktikan lagu buatannya lebih pantas. Tentu saja Kanata juga ..
Rp21,600 Rp30,000
Babad Diponegoro: Sebuah Hidup yang Ditakdirkan adalah autobiografi Pangeran Diponegoro. Ditulis hanya dalam waktu kurang dari sembilan bulan, dari 20..
Rp252,000 Rp350,000
“Ada masalah? Udah, curhat aja sama Allah.” (Ustadz Hanan Attaki, Direktur Rumah Qur’an Salman Kampus ITB)Hidup kita memang haru..
Rp41,760 Rp58,000
Yuk Jadi YouTuber adalah buku yang siap memandumu untuk menjadi YouTuber. Buku ini menjelaskan langkah demi langkah dalam menjadi YouTuber. Ditulis un..
Rp41,616 Rp57,800
4 review(s)
Ajak anak belajar mengenal perkalian dan pembagian dalam poster 2 in 1 ini. Dengan angka berwarna-warni serta berukuran besar agar si kecil penasaran ..
Rp39,600 Rp55,000
Terung merupakan jenis sayur yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Terung dapat dibeli dipasar, swalayan, atau pedagang keliling. Selain juga ber..
Rp79,200 Rp110,000
Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi melalui penambahan kekuatan personel, TNI & Polri perlu menyelenggarakan penerimaan terpadu di setiap t..
Rp121,680 Rp169,000
Pengarang : IRENE MJA-HILDA K.-KHRISTIYONO P.S.Tahun : 2015Erlangga Straight Point Series (ESPS) IPA disusun berdasarkan Kurikulum 2006 dengan be..
Rp69,120 Rp96,000
Buku Siswa Tematik Terpadu ini merupakan seri buku teks yang disusun berdasarkan Kurikulum 2013 Revisi dan lulus penilaian sesuai Kepmen Nomor 93/P/20..
Rp76,320 Rp106,000
"Mencintai kamu nggak pernah masuk dalam rencana hidupku. Tapi kamu datang. Kamu ada di sini, sekarang. Kalau bukan takdir, apa namanya? Dan takdir, T..
Rp56,160 Rp78,000
Sinopsis Di buku ini akan kita temukan berbagai kontribusi pemikiran dari berbagai kalangan pakar UGM maupun non-UGM. Beliau-be..
Rp54,000 Rp75,000
DESCRIPTION
Pamor itik saat ini tidak kalah dengan ayam. Bahkan, permintaan daging itik selalu meningkat, baik telur maupun dagingnya. Selain itu, su..
Rp57,600 Rp80,000
Alunan musik membawa Caka ke sebuah kota.
Sesampainya di sana, semuanya seperti ... raksasa!
Bagaimana, ya, petualangan Caka di kota itu?The sound o..
Rp54,000 Rp75,000







