

100% ORIGINAL


Menyulut Jiwa Di Kampung Hatta
- Ketersediaan:
- Penulis: Surya Hanafi
- Penerbit: Buku Kita
- Model: 9786021957868
- MPN: DAW120006
Rp40,000
Rp28,800
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Mari tengok kampung Hatta; kampung yang pernah melahirkan para manusia cerdas, kreatif, dan berbudi luhur hingga nama Indonesia dikenal di mancanegara. Mari tengok kampung Hatta; kampung yang elok dikelilingi panorama indah bukit, ngarai, gunung, dan sungai.
Tapi mari rasakan pula perihnya menjadi korban amukan gempa bumi 30 September 2009 di kampung Hatta, Sumatera Barat. Mimpi-mimpi tinggi terkoyak. Cita-cita untuk maju tergerus. Asa untuk bangkit pun enggan beranjak. Tersadarlah bahwa apakah menjadi warga kampung Hatta sudah seperti Bapak Proklamator itu ataukah cuma sebatas kesamaan kampung kelahiran?
Dunia pendidikan yang diidealkan Hatta ternyata selama ini telanjur terabaikan. Menjadi cerdas seolah sudah anugerah dari langit hingga tidak perlu ada kreativitas. Maka, gempa bumi 30 September 2009 tidak semata soal teknis pergeseran lempeng bumi, tapi juga bisa dipandang sebagai penegur atas laku tidak syukur atas kelebihan selama ini.
Hadirnya Dompet Dhuafa bersama beberapa donatur di tengah gempa sejatinya ingin menyulut jiwa-jiwa tangguh yang pernah terlahir di tanah Minang. Etos Hatta, Natsir, Agus
Salim, Ning, hingga Hamka ingin dibangkitkan sebagai inspirasi majunya pendidikan Sumatera Barat. Program Sekolah Pendampingan pasca-bencana gempa tidak semata bicara pembangunan fisik sekolah, tapi yang lebih utama adalah bagaimana menggugah dan menyulut jiwa-jiwa yang masih tenggelam pelik bak Kelok Ampek Puluah Ampek
Tapi mari rasakan pula perihnya menjadi korban amukan gempa bumi 30 September 2009 di kampung Hatta, Sumatera Barat. Mimpi-mimpi tinggi terkoyak. Cita-cita untuk maju tergerus. Asa untuk bangkit pun enggan beranjak. Tersadarlah bahwa apakah menjadi warga kampung Hatta sudah seperti Bapak Proklamator itu ataukah cuma sebatas kesamaan kampung kelahiran?
Dunia pendidikan yang diidealkan Hatta ternyata selama ini telanjur terabaikan. Menjadi cerdas seolah sudah anugerah dari langit hingga tidak perlu ada kreativitas. Maka, gempa bumi 30 September 2009 tidak semata soal teknis pergeseran lempeng bumi, tapi juga bisa dipandang sebagai penegur atas laku tidak syukur atas kelebihan selama ini.
Hadirnya Dompet Dhuafa bersama beberapa donatur di tengah gempa sejatinya ingin menyulut jiwa-jiwa tangguh yang pernah terlahir di tanah Minang. Etos Hatta, Natsir, Agus
Salim, Ning, hingga Hamka ingin dibangkitkan sebagai inspirasi majunya pendidikan Sumatera Barat. Program Sekolah Pendampingan pasca-bencana gempa tidak semata bicara pembangunan fisik sekolah, tapi yang lebih utama adalah bagaimana menggugah dan menyulut jiwa-jiwa yang masih tenggelam pelik bak Kelok Ampek Puluah Ampek
Ulasan
Tags: Surya Hanafi,
Dkk,
Dompet Dhuafa,
BK10
Rekomendasi Produk Lainnya
Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali, 4 sahabat terdekat Rasulullah Saw.. Mereka, secara berurutan, menjadi pemimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad Saw...
Rp72,000 Rp100,000
Hidup tidak pernah mudah bagi Sapta Gray. Sebagai penyandang Candrasa, bakat istimewanya yang berarti pedang lebih banyak mendatangkan celaka daripada..
Rp49,680 Rp69,000
Deskripsi:Lara Cameron, lahir di Nova Scotia, ibunya meninggal saat melahirkan dirinya, dan ia pun kemudian dibesarkan oleh ayah yang pemabuk. Lar..
Rp48,960 Rp68,000
Polytron Kulkas 2 Pintu 240 liter PRW-25MO/MTFitur :Tempered Glass DoorBorderless Round Edge DoorJumbo CabinetDeodorizerLED LampPortable Ice Twis..
Rp2,880,000
Cobalah sejenak untuk merelaksasikan pikiran kira dengan aktivitas positif yang bias kita lakukan, salah satunya dengan terapi warna.Tidak perlu k..
Rp57,240 Rp79,500
Di sekolah tempat bu Emi mengajar,akan diadakan perkemahan sabtu minggu. Hanya saja ada rumor kemunculan bola api yang terbang di sekitar sekola..
Rp25,200 Rp35,000
4 review(s)
Kode Buku : 0075740010
Pengarang  ..
Rp120,960 Rp168,000
“Aku belum mengatakan hal yang sangat penting.” Yuki menghadapi masalah bertubi-tubi di hari ujian masuk universitas! Tidak disangka, ada ..
Rp18,000 Rp25,000
12 review(s)
No. ISBN : 9789790615861
Penulis : Prof. Erlina, Omar Sakti Ramber, Rasdianto
Penerbit : Salemba Empat
Tanggal terbit : 2015
Jumlah Halaman ..
Rp86,328 Rp119,900
Dongeng Sebelum Tidur..
Rp35,640 Rp49,500
Sistem Akuntansi Sektor Publik (ed.2)..
Rp117,288 Rp162,900
Kumpulan kisah ini berisi sepuluh kisah menarik yang mengajarkan anak-anak tentang apa yang penting dalam hidup. Melalui karakter dan tokoh kecil yang..
Rp104,400 Rp145,000
16 review(s)
Sinopsis :Buku ini menyajikan Juz ‘Amma dan terjemahannya secara lengkap. Sehingga, kehadiran buku ini tentu akan memudahkan pembaca sekalian, dari se..
Rp39,600 Rp55,000
Akhirnya, Rasulullah ﷺ memasuki kota Yatsrib, dan momen ini menjadi titik penting dalam mengubah nilai-nilai kehidupan di berbagai lapisan eksistensi...
Rp143,280 Rp199,000
Kou dan Shin, ayah Ginga sekaligus Pemilik Pabrik Kembang Api Kisaragi yang baru kembali, menerima undangan pertandingan dari Ginga yang menjadi murid..
Rp16,200 Rp22,500
4 review(s)
Ketika Varo mulai belajar mencintai dan menggapai asanya, banyak hal yang terjadi terhadap dirinya. Mulai siapa di sebenarnya, bagaimana Emb..
Rp51,120 Rp71,000
"Sopo ... Sopo ...." Terdengar suara memanggil-manggil Bang Sopo. Anehnya, tak ada siapa pun di dalam Toko Baba Chang selain Bang Sopo sendiri.
..
Rp24,480 Rp34,000
Dalam perkembangan ke depan ada 3 industri yang sangat penting yaitu: industri yang berkaitan dengan teknologi informasi, industri yang berkaitan deng..
Rp50,400 Rp70,000
Emma benar-benar gamang menerima cincin dan lamaran Farrel. Ia tahu, menerima lamaran pria itu berarti harus mengungkit semua rahasia yang selama ini ..
Rp48,240 Rp67,000
4 review(s)
Semua ANAK itu JENIUS !!!
Belajar MEMBACA & MENULIS itu sangat mengasyikan TAK PERLU lagi MENGEJA karena yang kita BACA adalah SUKU KATA Begitu juga d..
Rp3,600 Rp5,000


_–_Cover_Baru_9786020322865_-250x250h.jpg)












