

100% ORIGINAL


Leiden 2020-1920
- Ketersediaan:
- Penulis: Hasbunallah Haris
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
- Model: 9786020685533
- MPN: 625173016
Rp139,000
Rp100,080
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Pertemuan Syamil dengan Maryati dan Kasman di Padang Panjang secara ajaib membawa mahasiswa jurusan sejarah itu jauh dari rumah. Lewat potongan naskah berusia seratus tahun yang dicatat oleh seorang mantan tentara Belanda bernama Alex van deer Meer, Syamil menjelajah ke Sawahlunto pada tahun 1920 hingga ke Leiden pada tahun 2020.
Sembari menelusuri kembali setiap jengkal sejarah bangsanya, Syamil mesti mengumpulkan petunjuk mengenai harta karun tua yang tersembunyi di negerinya. Petualangan panjang itu mempertemukan Syamil dengan sosok-sosok baru. Beberapa kawan, beberapa lawan. Namun yang jelas, Syamil jadi tersadar bahwa kolonialisme belum sepenuhnya selesai di Indonesia. Apa pun bahaya yang mengadang, Syamil tak berhenti. Dia menerjang hutan rimba Sumatra, mencari keberadaan Suku Anak Dalam, menemui bangsa yang hanya ada dalam legenda, dan berpacu dengan organisasi gelap dan tua yang berbahaya.
Apakah Syamil berhasil menemukan potongan naskah Alex yang lain? Apakah dia dapat menemukan harta karun terpendam itu? Dalam perjalanan filologi tersebut, Syamil harus memilih, apakah kalah pada mereka yang serakah atau mati sebagai petarung.
***
Di samping elemen-elemen naratif yang digarap dengan cukup baik, Leiden 2020-1920 memiliki keunggulan pada aspek genre, yakni menghadirkan narasi sejarah kolonial melalui gaya penceritaan novel detektif. Penilaian Dewan Juri Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2023
Tentang Penulis:
Hasbunallah Haris merupakan lulusan Sastra Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Kini dia kembali ke kampus dengan mengambil jurusan sejarah. Fokusnya di bidang sejarah dimulai sejak penelitian filologi ke Sungai Pagu dan mewartakannya dalam bentuk novel fiksi sejarah. Penggabungan yang dia lakukan demi menyelamatkan naskah-naskah yang terkubur atau dianggap sakral oleh masyarakat setempat, memberikan pemahaman betapa pelestarian benda-benda sejarah sangat penting untuk membangun masa depan. Di sela perkuliahan, dia disibukkan dengan kegiatan diskusi sastra di Bukik Ase, Kota Padang, juga turut memprakarsai komunitas Kutub Sastra sejak tahun 2024. Novelnya yang berjudul Leiden 2020- 1920 ini adalah Juara II Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2023.
Jumlah Halaman : 552
Tanggal Terbit : 29 Okt 2025
ISBN : 9786020685533
Penerbit : GPU
Berat : 572 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Sembari menelusuri kembali setiap jengkal sejarah bangsanya, Syamil mesti mengumpulkan petunjuk mengenai harta karun tua yang tersembunyi di negerinya. Petualangan panjang itu mempertemukan Syamil dengan sosok-sosok baru. Beberapa kawan, beberapa lawan. Namun yang jelas, Syamil jadi tersadar bahwa kolonialisme belum sepenuhnya selesai di Indonesia. Apa pun bahaya yang mengadang, Syamil tak berhenti. Dia menerjang hutan rimba Sumatra, mencari keberadaan Suku Anak Dalam, menemui bangsa yang hanya ada dalam legenda, dan berpacu dengan organisasi gelap dan tua yang berbahaya.
Apakah Syamil berhasil menemukan potongan naskah Alex yang lain? Apakah dia dapat menemukan harta karun terpendam itu? Dalam perjalanan filologi tersebut, Syamil harus memilih, apakah kalah pada mereka yang serakah atau mati sebagai petarung.
***
Di samping elemen-elemen naratif yang digarap dengan cukup baik, Leiden 2020-1920 memiliki keunggulan pada aspek genre, yakni menghadirkan narasi sejarah kolonial melalui gaya penceritaan novel detektif. Penilaian Dewan Juri Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2023
Tentang Penulis:
Hasbunallah Haris merupakan lulusan Sastra Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Kini dia kembali ke kampus dengan mengambil jurusan sejarah. Fokusnya di bidang sejarah dimulai sejak penelitian filologi ke Sungai Pagu dan mewartakannya dalam bentuk novel fiksi sejarah. Penggabungan yang dia lakukan demi menyelamatkan naskah-naskah yang terkubur atau dianggap sakral oleh masyarakat setempat, memberikan pemahaman betapa pelestarian benda-benda sejarah sangat penting untuk membangun masa depan. Di sela perkuliahan, dia disibukkan dengan kegiatan diskusi sastra di Bukik Ase, Kota Padang, juga turut memprakarsai komunitas Kutub Sastra sejak tahun 2024. Novelnya yang berjudul Leiden 2020- 1920 ini adalah Juara II Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2023.
Jumlah Halaman : 552
Tanggal Terbit : 29 Okt 2025
ISBN : 9786020685533
Penerbit : GPU
Berat : 572 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Ulasan
Tags: Hasbunallah Haris,
GPU,
2025-10-29,
STO2025,
NewProduct2025
Rekomendasi Produk Lainnya
In his sophomore book, Ray Shabir presents an almost religious celebration of pain, through the many lenses of pleasure.In these intimate, sometimes..
Rp90,000 Rp125,000
Buku ini membongkar rahasia bagaimana agar pemilik usaha atau calon debitur bisa mendapatkan kredit dengan legal dan profesional sesuai dengan kebutuh..
Rp43,200 Rp60,000
Akhirnya, perasaan Rin bisa tersampaikan. Gadis yang sampai memerankan harem untuk orang yang dia sukai akhirnya bisa menyatakan cintanya. Meski orang..
Rp28,800 Rp40,000
Sinopsis Seks tak lepas dari petualangan. Malah, banyak yang mengatakan, sex is not just sex but it's a game. Tak heran, beragam "per..
Rp56,880 Rp79,000
12 review(s)
For One More Day adalah kisah tentang seorang ibu dan anak lakilakinya, kasih sayang abadi seorang ibu, dan pertanyaan berikut ini: Apa yang akan kaul..
Rp36,000 Rp50,000
8 review(s)
Everless memperkenalkan kita kepada lahan mistis di mana darah adalah waktu dan waktu adalah uang. Aku mendapati bahwa konsep ini sangat menarik..
Rp89,280 Rp124,000
DeskripsiSenja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai adalah kumpulan tulisan reflektif tentang perasaan, kenangan, dan perjalanan hati yang sering kali..
Rp70,560 Rp98,000
Kitab Al-Qur`an itu istimewa. Karena ia diturunkan dengan bahasa paling mulia (Arab), kepada Rasul yang paling mulia (Muhamammad SAW), dibawa oleh mal..
Rp63,360 Rp88,000
Bagi Paris Gibson, acara siaran radio tengah malamnya merupakan pelarian sekaligus satu-satunya kontaknya dengan dunia luar. Sejak datang ke Austin un..
Rp63,360 Rp88,000
“Kebenaran seperti apa pun, tidak mungkin bisa menyembuhkan kepedihan seseorang yang ditinggal mati kekasihnya. Kebenaran seperti apa pun, ketulusan s..
Rp79,200 Rp110,000
132 review(s)
Supporting Features :Blue FinI FeelTurbo ModeTimerBack Light RemoteCarbon Active FilterHigh Density FilterMain/New Features :Leakage DetectorAuto Clea..
Rp5,449,000
Lautan dan Dendamnya
Apa yang lebih kejam daripada dendamnya air laut?Jumat, 28 September 2018. Di sudut utara zamrud khatulistiwa, saat matahari te..
Rp82,800 Rp115,000
Sinopsis Handbook ini memberikan petunjuk yang jelas dan praktis bagi dokter hewan yang menangani hewan besar maupun hewan kecil. Hand..
Rp68,040 Rp94,500
DESCRIPTIONRasa sakit itu merupakan bukti kalau kita masih hidup.Suga Tetsuji depresi. Menuruti saran dokter, dia mengasingkan diri di sebuah kota pes..
Rp48,240 Rp67,000
Apakah kamu pernah meminta bantuan? Pernahkah kamu membantu temanmu?Mono Monyet, selalu meminta imbalan saat temannya meminta bantuan. Namun suatu&nbs..
Rp38,880 Rp54,000
Masa dinosaurus hidup adalah waktu yang menakjubkan. Bumi dipenuhi oleh makhluk-makhluk fantastis berukuran besar. Tiap dinosaurus mempunyai ciri yang..
Rp46,800 Rp65,000
8 review(s)
Jean dan Michelle, sahabat sejak kecil yang bersama merangkai mimpi di Seatlle. Keduanya sempat menjalin cinta dalam waktu yang singkat, tapi cinta di..
Rp27,360 Rp38,000
Natal kurang semarak tanpa hadirnya bunga. Rangkaian bunga tak pernah lepas dipilih untuk mempercantik gereja, rumah dan menyemarakkan Natal. Yang pal..
Rp57,456 Rp79,800
Banyak orang aneh mampir dalam hidupnya, tapi dia tak punya teman seorang pun!Itulah Momoka Sonokawa, seorang siswi SMA yang punya tabiat buruk.&n..
Rp18,000 Rp25,000
Buku ini diharapkan memberikan gambaran baik kepada guru, calon guru maupun orang tua bagaimana seharusnya perkembangan anak berdasarkan pandangan par..
Rp68,400 Rp95,000






_9789792226157_-250x250h.jpg)





