Menu
Your Cart

Peta Risiko Penyelundupan Di Indonesia

Peta Risiko Penyelundupan Di Indonesia
Peta Risiko Penyelundupan Di Indonesia
100% ORIGINAL
Peta Risiko Penyelundupan Di Indonesia
Peta Risiko Penyelundupan Di Indonesia
Peta Risiko Penyelundupan Di Indonesia
Rp110,000
Rp77,000
Hemat Rp33,000 (30%)
Pengiriman Ke DKI JAKARTA
Ongkos Kirim Rp 0
Khusus member Grobprime (GRATIS TRIAL)
JOIN

Deskripsi

“Banyak yang belum ‘ngeh’, Indonesia sudah menjadi ‘surga’ bagi penyelundupan. Peta penyelundupan yang tengah menyerbu Indonesia ‘dikulik’ dalam buku ini. Ada cukup banyak info yang mencoba ‘membongkar’ literasi penyelundupan, mulai dari penyelundupan pakaian bekas hingga emas; mulai dari narkotika, minuman keras sampai handphone, mobil & moge, hingga minyak bumi. NGERI sekali, puluhan triliun kerugian negara dirampok tanpa jeda oleh para penyelundup. Buku ini tidak hanya menjelaskan modus penyelundupan tapi juga ancaman dan kerentanan dari berbagai aspeknya. Kesemua itu bisa jadi merupakan bagian dari Transnational Organized Crime (TNOC). ~ Bambang Widjojanto “Buku ini memberikan dua pencerahan sekaligus. Pertama, tentang penyelundupan dan kecurangan pabean karena tidak banyak literatur yang membahasnya. Kedua, tentang wacana Trade Based Money Laundering, sebuah wacana internasional yang belum menjadi isu krusial dalam dunia penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam rezim anti-money laundering." ~ Dr. Yunus Husein Kepala PPATK periode 2002 s.d. 2011 “Istilah penyelundupan sudah sangat lama kita dengar, dampaknya yang merugikan perekonomian, kesehatan dan keamanan masyarakat pun telah kita sepakati bersama. Namun, banyak dari kita tidak paham betul mengenai penyelundupan. Bagaimana modus dan tekniknya? Apa detail motifnya? Bagaimana peta dan rutenya? Seolah penyelundupan merupakan jalan gelap yang hanya diketahui sebagian aparat dan pelaku penyelundupan itu sendiri. Indonesia negara kepulauan yang sangat rawan penyelundupan, terutama pintu masuk lewat laut, dengan berbagai keterbatasannya. Buku ini telah saya baca dan saya cukup mengenal penulisnya. Saudara Edy Suprapto adalah seseorang yang memiliki integritas dan dedikasi. Walau saya yakin penulis belum memberikan lampu daya watt maksimal, saya berharap idealisme penulis mampu memberikan cahaya pada jalan-jalan gelap jalur penyelundupan dan membuka mata kita betapa bahayanya kejahatan ini. Sebagai pelaku seni dan sempat mampir jadi politisi yang konsen pada dunia pendidikan, saya juga berharap buku ini menjadi literasi dan menjadi pengayaan kepustakaan, khususnya dunia kriminologi yang jarang membahas tentang penyelundupan. Semua barang boleh bebas masuk ke negara kita, kecuali yang DILARANG oleh peraturan dan perundang-undangan. Nah, itulah yang disebut penyelundupan.” ~ Dedy Miing Gumelar Pelaku seni & politisi “Terjadinya tindak pidana penyelundupan cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan informasi yang saya dapat, sepanjang tahun 2019 lalu telah dilakukan penindakan terhadap 17.716 kasus penyelundupan, dimana dari kasus sebanyak itu nilai penyimpangan perpajakannya mencapai Rp 4,772 triliun. Dengan banyaknya jumlah kasus dan besarnya nilai penyimpangan pajak terkait penyelundupan, maka perbuatan ilegal ini harus senantiasa mendapat perhatian khusus dari aparat yang berwenang. Apalagi ada kecenderungan, penyelundupan akan semakin meningkat ke depannya, terutama karena adanya peningkatan permintaan terhadap barang-barang tertentu terkait dengan tren yang sedang berkembang di masyarakat. Oleh karena itulah saya sangat mengapresiasi penulisan buku berjudul PETA RISIKO PENYELUNDUPAN DI INDONESIA oleh rekan saya Edy Suprapto. Saya meyakini buku yang ditulis oleh rekan saya ini akan sangat membantu kami para aparat penegak hukum, terutama di Kejaksaan, untuk mencegah terjadinya peningkatan tindak pidana penyelundupan di Indonesia di masa-masa mendatang.“ ~HELENA OCTAVIANNE S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat

Jumlah Halaman : 368
Tanggal Terbit : 10 Mar 2021
ISBN : 9786230024788
Penerbit : ELEX
Berat : 388 gr
Lebar : 14 cm
Panjang : 21 cm

Ulasan

Tulis Ulasan

Silahkan login atau daftar untuk mengulas