Menu
Your Cart

Homo Deva

Homo Deva
100% ORIGINAL
Homo Deva
Rp95,000
Rp71,250
Hemat Rp23,750 (25%)
Pengiriman Ke DKI JAKARTA
Ongkos Kirim Rp 0
Khusus member Grobprime (GRATIS TRIAL)
JOIN

Deskripsi

Sejarah baru umat manusia sedang berlangsung, akhir dari budaya Homo sapiens telah tiba, dan era baru muncul dengan segala tantangannya. Kita mungkin tidak menyukainya, namun perubahan akan terus bergulir dan kita tidak bisa hanya diam menunggu. Kita sedang dan harus melalui transisi semacam itu—bergerak ke tantangan dan tekanan yang tak diketahui.

 

Bagaimana umat manusia menghadapi tahap baru itu? Dengan kemampuannya beradaptasi, anggota Homo sapiens berkembang menjadi spesies baru yang lebih kreatif dan inovatif—itulah Homo deva. Era Homo deva akan membawa kita melintasi ambang evolusi utama, ketika orang belajar mengekspresikan integrasi antara kecerdasan dan intuisi yang lebih tinggi. Homo deva akan menjadi inovator umat manusia.

 

Melalui buku ini, Mary Belknap menggambarkan evolusi yang muncul melalui tiga fase transisi alami menuju era kemanusiaan baru—intuisi, inovasi, dan identitas. Ia juga menjelaskan secara ilmiah langkah-langkah alami, yang dapat diamati dalam dua puluh tahun belakangan ini; termasuk peta visual agenda umat manusia menghadapi masa depan. Dengan paparan memukau dan argumen menggugah, ia merangsang dialog lebih dalam antara tradisi sains dan agama

 

PENULIS

 

Mary Belknap terlatih sebagai psikolog pendidikan dan pengacara. Selama empat dasawarsa terakhir, dia telah bekerja sebagai guru, peneliti, dan administrator dalam peradilan anak dan di lembaga pelayanan sosial, termasuk tempat penampungan tunawisma, fasilitas kesehatan, dan yayasan swasta.

 

Setelah menyelesaikan studi sarjana di Stanford, Mary menyelesaikan program pascasarjana di U.C. Berkeley (MPH, pendidikan kesehatan; Ph.D. dengan pujian dalam psikologi pendidikan), kemudian menerima J.D. dari Georgia State University. Dia adalah anggota dari California Bar (tidak aktif), dan seorang anggota lama Mensa. Pada 1999–2000, Mary bertugas sebagai direktur operasional Pelayanan Keluarga dan Anak-Anak dari badan Amal Katolik untuk San Francisco, Marin, dan San Mateo County. Selama delapan tahun menjelang Musim Gugur 2008, dia bekerja sebagai katalis dalam industri jasa keuangan. Dalam lima tahun terakhir, 2010–2014, Mary telah fokus pada proyek-proyek di masyarakat lokalnya pada bidang keberlanjutan, perawatan kesehatan untuk lansia, dan memelihara hubungan yang lebih baik antara agama dan spiritualitas.

 

Mary mulai mempelajari potensi manusia pada tahun 1973 sebagai anggota dari proyek tentang pendekatan alternatif terhadap pendidikan kedokteran. Selama lebih dari 11 tahun, dia menerbitkan H.D. Newsletter, yang mengeksplorasi kemunculan umat manusia baru. Tulisan dan pengamatannya berdasarkan pada 40 tahun eksplorasi di perbatasan perkembangan manusia dan klimaks budaya. Dia adalah pendiri dan direktur dari Lifethread Institute. Mary punya lima tautan khusus ke masa depan umat manusia—putrinya, cucu perempuannya, dan tiga keponakan laki-laki. Plus banyak teman luar biasa yang semuanya membuat perjalanan seumur hidup ini menjadi perjalanan yang penuh sukacita. Homo devaa dalah buku pertamanya.

Ulasan

Tulis Ulasan

Silahkan login atau daftar untuk mengulas