Menu
Your Cart

The Power of “Kebelet” Nikah

The Power of “Kebelet” Nikah
The Power of “Kebelet” Nikah
100% ORIGINAL
The Power of “Kebelet” Nikah
The Power of “Kebelet” Nikah
The Power of “Kebelet” Nikah
Rp70,000
Rp52,500
Hemat Rp17,500 (25%)
Pengiriman Ke DKI JAKARTA
Ongkos Kirim Rp 0
Khusus member Grobprime (GRATIS TRIAL)
JOIN

Deskripsi

“Kapan nikah?” pertanyaan itu seolah menjadi momok menakutkan bagi manusia yang mulai memasuki usia seperempat abad. Why? Sebab, menurut mitologi orang-orang tua, menikah di atas usia 25 itu kasep. Bagi lelaki, mungkin masih bisa santai-santai bae. Lha bagi para kaum Hawa, rasanya memasuki usia 25 seperti memasuki panic room-nya Jodie Foster.
Mitologi itu dipercaya berawal dari asumsi dari teks-teks hadis yang menerangkan bahwa Rasulullah menikah di usia 25 tahun.

Di usia inilah muncul sindrom “kebelet nikah”. Dengan kekuatannya, “kebelet” nikah menjadi dalih untuk menikah buru-buru, bahkan bagi mereka yang usianya terbilang belia, dengan alasan “menghindari” pelanggaran had (zina).
Buku ini akan mengupas, apakah “kebelet” nikah merupakan pembenaran semata ataukah sunah Rasul. Sebab, di usia yang ke-25 (hitungan hijriah), pemuda Muhammad terbilang siap dan mapan, baik mental dan finansial, dengan mahar untuk Khadijah berupa 20 ekor unta dan 12 uqiyah emas, setara dengan setengah miliar.

Ulasan

Tulis Ulasan

Silahkan login atau daftar untuk mengulas