Sejalan dengan meningkatnya diaspora Muslim di tengah masyarakat post-modern Barat, sufisme—secara intelektual dan sosiologis—boleh jadi lambat laun kian menonjol sebagai wajah-lembut Islam, terutama setelah "gagalnya" eksperiman Islam politik yang lebih menampakkan wajah sangar di pelbagai kawasan ..