“Menjadi penulis dan pergi ke Inggris? Duh, mimpi kali!” ejek Aura dan Farah pada Risa.Risa pun tahu diri. Tak ingin berkhayal muluk-muluk. Apalagi, dia juga bukan anak orang kaya. Syifa, sahabat akrabnya selalu menyemangati. Bahkan, dia memberikan laptop, walaupun bekas, ketika ada sebuah lomba men..