

100% ORIGINAL


Robohnya Surau Kami (2025)
- Ketersediaan:
- Penulis: A.A. Navis
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
- Model: 9789792261295
- MPN: 625202010
Rp79,000
Rp56,880
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Dalam cerpen “Robohnya Surau Kami”, berdialoglah Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah.
“Kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain yang mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedang aku menyuruh engkau semuanya beramal di samping beribadat. Bagaimana engkau bisa beramal kalau engkau miskin. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah saja, hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja. Tidak....”
Kutipan cerpen di atas ditulis oleh A.A. Navis, sastrawan besar yang telah melahirkan karya-karya monumental dalam sejarah sastra Indonesia. Pemikirannya yang kritis dapat dijadikan sebuah otokritik bagi setiap pemeluk agama di Indonesia dan mana pun juga. Silakan bercermin pada cerpen-cerpen yang ada dalam kumpulan ini. Lalu putuskan, apakah kita akan menarik hikmah dan manfaat atau bersikap “buruk rupa, cermin dibelah”.
Profil Penulis:
A.A. Navis lahir 17 November 1924 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia mendapat pendidikan di Perguruan Kayutanam. Pernah menjadi Kepala Bagian Kesenian Jawatan Kebudayaan Provinsi Sumatera Tengah di Bukittinggi (19521955), pemimpin redaksi harian Semangat di Padang (1971-1982), dan sejak 1969 menjadi Ketua Yayasan Ruang Pendidik INS Kayutanam.
Karya-karyanya adalah Hujan Panas (1964), Kemarau (1967), Di Lintasan Mendung (1983), Dialektika Minangkabau (1983), Alam Terkembang Jadi Guru (1984), Bertanya Kerbau pada Pedati (2002), dan Saraswati, Si Gadis dalam Sunyi (2002).
Jumlah Halaman : 148
Tanggal Terbit : 09 Jul 2025
ISBN : 9789792261295
Penerbit : GPU
Berat : 168 gr
Lebar : 14 cm
Panjang : 21 cm
“Kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain yang mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedang aku menyuruh engkau semuanya beramal di samping beribadat. Bagaimana engkau bisa beramal kalau engkau miskin. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah saja, hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja. Tidak....”
Kutipan cerpen di atas ditulis oleh A.A. Navis, sastrawan besar yang telah melahirkan karya-karya monumental dalam sejarah sastra Indonesia. Pemikirannya yang kritis dapat dijadikan sebuah otokritik bagi setiap pemeluk agama di Indonesia dan mana pun juga. Silakan bercermin pada cerpen-cerpen yang ada dalam kumpulan ini. Lalu putuskan, apakah kita akan menarik hikmah dan manfaat atau bersikap “buruk rupa, cermin dibelah”.
Profil Penulis:
A.A. Navis lahir 17 November 1924 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia mendapat pendidikan di Perguruan Kayutanam. Pernah menjadi Kepala Bagian Kesenian Jawatan Kebudayaan Provinsi Sumatera Tengah di Bukittinggi (19521955), pemimpin redaksi harian Semangat di Padang (1971-1982), dan sejak 1969 menjadi Ketua Yayasan Ruang Pendidik INS Kayutanam.
Karya-karyanya adalah Hujan Panas (1964), Kemarau (1967), Di Lintasan Mendung (1983), Dialektika Minangkabau (1983), Alam Terkembang Jadi Guru (1984), Bertanya Kerbau pada Pedati (2002), dan Saraswati, Si Gadis dalam Sunyi (2002).
Jumlah Halaman : 148
Tanggal Terbit : 09 Jul 2025
ISBN : 9789792261295
Penerbit : GPU
Berat : 168 gr
Lebar : 14 cm
Panjang : 21 cm
Ulasan
Tags: A.A. Navis,
GPU,
2025-07-09,
STO2025,
NewProduct2025
Sering Dibeli Juga
Log In bukan serial Islam,tapi serial toleransi.Log In bukan ngajak Onad mualaf,tapi ngajak kita saling paham, meski beda pahamagar tak salah pah..
Rp56,880 Rp79,000
Rekomendasi Produk Lainnya
Mimpi-mimpi buruk itu terus datang mengganggu tidurku. Andai mimpi buruk itu lenyap, pasti hidupku akan bahagia. Mudah. Sungguhkah demi..
Rp54,000 Rp75,000
Diriwayatkan, suatu kali Kyai Agus Salim bergabung dalam sebuah konferensi. Konferensi itu dihadiri oleh delegasi Indonesia maupun asing, entah dari B..
Rp49,680 Rp69,000
Deskripsi:The Life That’s Waiting adalah buku yang menemani pembaca di saat-saat merasa lelah, ragu, dan kehilangan arah. Lewat tulisan yang reflektif..
Rp56,880 Rp79,000
Mewarnai adalah salah satu aktivitas yang membantu melatih kemampuan motorik, konsentrasi, dan melatih membedakan warna. Tidak hanya itu, mewarnai bag..
Rp21,600 Rp30,000
Kalau banyak remaja ingin menjadi kaya dan hura-hura, tapi tidak dengan Canva Narendra. Cita-citanya hanya satu, “Mau peluk Mama sama Papa. Anva sayan..
Rp71,280 Rp99,000
Di hari pertamanya di sekolah baru, Hanmi berbohong supaya menarik perhatian Lee Gun, cowok yang ia taksir. Sayangnya, kebohongan kecilnya malah membe..
Rp71,280 Rp99,000
12 review(s)
Berhadapan dengan tim V yang membanggakan kemampuan mencetak gol sang jenius Nagi, tim Z berhasil mengejar hingga skor 3 - 3 pada 15 menit babak kedua..
Rp49,200 Rp60,000
Hajime Kindaichi, 37 tahun, pegawai kantoran yang bekerja di perusahaan PR kecil. Bersama juniornya, Marin Hayama, ia kembali ke Hotel Europa yang dul..
Rp30,240 Rp42,000
Berkat rampungnya mesin produksi ∞ cairan kebangkitan, Senku dkk. melancarkan serangan balik ke Kerajaan Pembatuan, dan mulai bergerak untuk merebut k..
Rp32,400 Rp45,000
Sheridan Bromleigh, guru gadis-gadis kaya, dibayar untuk menemani salah seorang muridnya, Charise Lancaster, ke Inggris untuk bertemu tunangannya. Ket..
Rp57,600 Rp80,000
Buku ini mengenalkan banyak aktivitas. Anak-anak dapat menyentuh dan merasakan binatang berbulu kasar dan halus. Mengenal warna, menghitung berapa jum..
Rp136,800 Rp190,000
ISIS, laiknya gerakan ekstremis yang menunggangi nama Islam lainnya, ialah skenario permainan kepentingan politik global yang khawatir dengan terwujud..
Rp31,680 Rp44,000
4 review(s)
After ten years wandering the world, Agustinus Wibowo has finally come home. He is now forced to face a reality that he has always feared. His mother..
Rp180,000 Rp250,000
Yang menulis di buku ini belum tentu saya, sebab Rahwana tak mati-mati. Gunung kembar Sondara-Sondari yang mengimpit Rahwana cuma mematikan tubuhnya s..
Rp71,280 Rp99,000
Tim tumbuhan vs tim zombi dalam kompetisi duel kekuatan otak! Sebelum kompetisi mereka harus ikut pelatihan. Untuk pertama kalinya Sunflower dkk dihad..
Rp75,600 Rp105,000
Sebagai doula yang pekerjaannya mendampingi ibu hamil, Adel sendiri tak pernah ingin menjalani komitmen pernikahan, termasuk kehamilan. Pengalaman bur..
Rp70,560 Rp98,000
Dari balik selaput biru, ia melihat dunia lewat beragam jendela yang memberinya makna dan kedalaman: sastra, puisi, seni rupa, musik, sejarah, makanan..
Rp71,280 Rp99,000
Setiap orang punya caranya sendiri untuk mencintai; memilih untuk diam, memerhatikan dari jauh, atau mendoakan diam-diam. Setiap orang punya caranya s..
Rp31,680 Rp44,000
76 review(s)
Pada edisi keempat ini terdapat satu bab yang ditambahkan yaitu tentang "Pengenalan : Organisasi dan Arsitektur Komputer". Bab ini ditambahkan pada aw..
Rp93,600 Rp130,000
Liburan telah berakhir. Karima, Putra, Kiki, dan Karin kembali masuk sekolah. Pada hari pertama sekolah, semua bersemangat menceritakan pengalaman mer..
Rp28,080 Rp39,000










