

100% ORIGINAL


Pertanian Terpadu Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional
- Ketersediaan:
- Penulis: Bambang Hendro Sunarminto (Editor)
- Penerbit: UGM Press
- Model: 9789794209325
Rp63,000
Rp45,360
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Setelah lebih dari 60 tahun merdeka, Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi sendiri sehingga masih bergantung pada impor. Untuk keluar dari ketergantungan pada pangan impor, Indonesia harus membangun kedaulatan pangan. Ketergantungan pada pangan impor, terutama beras, akan membahayakan ketahanan pangan nasional karena pasar beras internasional cukup tipis dan tidak stabil. Sebagian besar produksi beras dikonsumsi oleh negara-negara produsen, hanya 4% yang dijual ke pasar internasional. Kini saatnya Indonesia membangun kedaulatan pangan sebagai strategi untuk mencegah krisis pangan.
Membangun kedaulatan pangan dapat dilakukan melalui peningkatan produksi pangan dan pengurangan konsumsi, disertai pembangunan perdesaan terpadu. Mengingat penyebab utama rendahnya produksi dan efisiensi produksi pangan adalah kecilnya skala usaha, janji pemerintah untuk menyediakan lahan pertanian abadi 15 juta ha disertai dengan reformasi agraria merupakan kebijakan yang strategis. Saat ini 30,67 juta ha lahan yang sesuai dan tersedia untuk pertanian dapat digunakan untuk memperluas lahan usaha tani tanaman pangan, khususnya padi.
Upaya tersebut merupakan elemen kunci dalam meningkatkan produksi pangan. Dengan hasil padi nasional rata-rata 5 t/ha, pemanfaatan 15 juta ha lahan untuk padi dengan indeks tanam 1,5 akan menghasilkan sekitar 112 juta ton padi atau 70 juta ton beras. Jumlah ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi Indonesia juga dapat memainkan peran penting dalam pasar beras internasional sebagai eksportir beras. Meningkatkan skala usaha tani juga merupakan elemen kunci dalam memperbaiki pendapatan usaha tani untuk mengentaskan petani dari kemiskinan.
Membangun kedaulatan pangan dapat dilakukan melalui peningkatan produksi pangan dan pengurangan konsumsi, disertai pembangunan perdesaan terpadu. Mengingat penyebab utama rendahnya produksi dan efisiensi produksi pangan adalah kecilnya skala usaha, janji pemerintah untuk menyediakan lahan pertanian abadi 15 juta ha disertai dengan reformasi agraria merupakan kebijakan yang strategis. Saat ini 30,67 juta ha lahan yang sesuai dan tersedia untuk pertanian dapat digunakan untuk memperluas lahan usaha tani tanaman pangan, khususnya padi.
Upaya tersebut merupakan elemen kunci dalam meningkatkan produksi pangan. Dengan hasil padi nasional rata-rata 5 t/ha, pemanfaatan 15 juta ha lahan untuk padi dengan indeks tanam 1,5 akan menghasilkan sekitar 112 juta ton padi atau 70 juta ton beras. Jumlah ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi Indonesia juga dapat memainkan peran penting dalam pasar beras internasional sebagai eksportir beras. Meningkatkan skala usaha tani juga merupakan elemen kunci dalam memperbaiki pendapatan usaha tani untuk mengentaskan petani dari kemiskinan.
Ulasan
Rekomendasi Produk Lainnya
Deskripsi ProdukTak sengaja, Putri Qayyuma menjatuhkan kacamatanya hingga pecah. Oh, bagaimana ini? Tanpa kacamata itu, dia tidak dapat melihat dengan..
Rp46,800 Rp65,000
Secara keseluruhan dua sumbu adalah kumpulan kata, yang dapat memberikan pandangan. Bahwa kehancuran bukanlah titik akhir dari segalanya, manusia hany..
Rp48,960 Rp68,000
Jangan pernah lupakan sejarah! Di buku ini kita menemukan pentingnya sejarah dalam Islam, khususnya sejarah Ka'bah yang menjadi kiblat umat Islam duni..
Rp54,000 Rp75,000
Apa itu korupsi? Buku ini adalah upaya melibati pertanyaan itu. Dengan melacak jauh ke masa silam, suatu horizon terbentang untuk memahami lintasan pe..
Rp140,400 Rp195,000
Setelah hampir dua dekade menulis seri The Naked Traveler, Trinity kembali dengan karya yang lebih reflektif dan personal. Di Luar Radar: Ki..
Rp78,480 Rp109,000
Yang gratis memang selalu menarik perhatian…Dimas menyesal telah menyebarkan password MiFi, perangkat WiFi miliknya, ke
teman-temannya ket..
Rp79,200 Rp110,000
8 review(s)
Kenapa sapi potong di Indonesia selalu saja kekurangan suplai? Salah satu faktornya adalah tidak adanya kontinuitas produksi yang pasti dari para pete..
Rp43,200 Rp60,000
Buku ini menjelaskan tentang keadaan biokimia dan fisiologis seorang atlet sebagai respon dan adaptasi dari latihan yang dijalani. Hal-hal yang dibaha..
Rp41,760 Rp58,000
Bentuk pohon di taman seperti huruf hijaiyah, loh. Ada juga yang menyerupai bentuk gajah! Wah, seru sekali mengenal bentuk huruf hijaiyah dari binatan..
Rp25,200 Rp35,000
None..
Rp93,600 Rp130,000
DESCRIPTIONKitab Rahasia Tidur merupakan salah satu studi komprehensif mengenai tidur dari sudut pandang sains dan agama. Pembahasannya meliputi, haki..
Rp71,280 Rp99,000
Mungkin, cinta memang tak berarti harus memiliki. Asal kamu tahu orang yang kamu cintai hidup baik-baik dan bahagia, kamu merasa semuanya sudah cukup...
Rp24,480 Rp34,000
8 review(s)
Pulang dari berbelanja, Mia tidak sengaja terjatuh di depan sebuah sumur tua. Samar-samar Mia mendengar suara menggema dari dalam sumur tua itu. Mia y..
Rp28,080 Rp39,000
Dua Bersaudari ... Julia Herington senang bukan kepalang ketika saudara tirinya, Louisa, bertunanganâ€â€dengan seorang viscount! Hanya saja Louisa..
Rp53,856 Rp74,800
Apa kau tahu kalau ada juga hantu yang menyebalkan? Ada, namanya Peter van Gils! Anak hantu keturunan bangsawan Belanda itu paling bisa me..
Rp47,520 Rp66,000
888 review(s)
Bagi seseorang yang memiliki berat badan lebih tentu menjadi masalah besar karena ia lebih cenderung terjangkit berbagai macam penyakit mudah menyeran..
Rp46,440 Rp64,500
Trik Sukses Menjalin Relasi..
Rp52,920 Rp73,500
Kenapa cinta harus menjadi syarat "akhir bahagia" untuk seseorang? Bagi Shailendra, cintanya hanya akan menyakiti. Jika akhir bahagia adalah sesuatu y..
Rp71,280 Rp99,000
Claire tidak pernah tahu bahwa pertemuan singkatnya dengan sosok pria tampan yang tinggi semampai dengan kulit putih pucat itu akan berujung pada pera..
Rp58,320 Rp81,000
440 review(s)
Di Indonesia, sangat banyak jenis hewan ternak. Salah satunya kambing. Untuk beternak kambing, modal yang dikeluarkan lebih kecil dari pada beternak s..
Rp25,200 Rp35,000











