

100% ORIGINAL


Menyusu Celeng (Sampul 2025)
- Ketersediaan:
- Penulis: Sindhunata (Author)
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
- Model: 9786020628301
- MPN: 625202008
Rp79,000
Rp56,880
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Dengan menyusu pada raja celeng, mereka pun memperkuat ilmu celengnya. Dan apa lagi ilmu celeng itu, selain ilmu serakah, ilmu kemaruk, ilmu mengeruk harta, ilmu korupsi, ilmu gila kuasa untuk menumpuk kekayaan yang tiada batasnya. Namun untuk bisa menyusu dan memperoleh ilmu-ilmu itu ada syaratnya. Kurang lebih sama dengan pesugihan, yang juga menuntut syarat kurban.
Menyusu Celeng karya Sindhunata bercerita tentang kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, dan perilaku manusia berwatak celeng. Mengutip Friedrich Nietzsche, binatang buas itu memang belum mati di masa sekarang, binatang buas itu masih hidup, dan makin hidup karena terlahir kembali.
Profil Penulis:
Dr. Gabriel Possenti Sindhunata SJ, amat dikenal karena karya sastranya yang telah menjadi klasik, Anak Bajang Menggiring Angin. Penulis yang dilahirkan 12 Mei 1952 di Kota Batu, Jawa Timur ini juga amat dikenal karena features-nya tentang kemanusiaan dan kolomnya tentang sepak bola dunia di Harian Kompas, Jakarta. Sekarang ia adalah Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Majalah BASIS, Yogyakarta. Karier jurnalistiknya dimulai dengan bekerja sebagai wartawan Majalah Teruna, terbitan PN Balai Pustaka, Jakarta, 1974-1977. Mulai tahun 1977, ia menjadi wartawan di Harian Kompas, Jakarta.
Sindhunata tamat dari Seminarium Marianum, Lawang, Malang, tahun 1970. Tahun 1980, ia selesai dengan studi sarjana filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Kemudian ia menyelesaikan studi teologi di Institut Filsafat Teologi Kentungan, Yogyakarta (1983). Ia melanjutkan studi doktoral filsafat di Hochschule für Philosophie, Philosophische Fakultät SJ München, Jerman 1986-1992.
Ia telah menulis buku ilmiah: Dilema Usaha Manusia Rasional, Hoffen auf den Ratu Adil–Das eschatologische Motiv des ”Gerechten Königs” im Bauernprotest auf Java während des 19 und zu Beginn des 20 Jahrhunderts (Menanti Ratu Adil–Motif Eskatologis dari Ratu Adil dalam Protes Petani di Jawa Abad ke-19 dan awal Abad ke-20), Sakitnya Melahirkan Demokrasi (1999), dan Kambing Hitam, Teori René Girard (2006). Telah terbit juga buku-buku features-nya: Cikar Bobrok dan Bayangbayang Ratu Adil. Sindhunata juga menulis buku dalam bahasa Jawa: Aburing Kupu-Kupu Kuning, Ndhèrèk Sang Dèwi ing Èrèngèrènging Redi Merapi, Sumur Kitiran Kencana, dan Nggayuh Gesang Tentrem.
Ia juga menjadi pengisi rubrik bahasa Jawa ”Blencong” di Harian Suara Merdeka, Semarang. Selain Anak Bajang Menggiring Angin, beberapa karya sastranya adalah: Air Penghidupan, Semar Mencari Raga, Mata Air Bulan, Tak Enteni Keplokmu, Tanpa Bunga dan Telegram Duka. Kumpulan puisinya telah diterbitkan dalam buku Air Kata Kata (2003). Penulis rubrik ”Tanda Tanda Zaman” di Majalah BASIS ini juga telah menerbitkan buku tentang ilmu tertawa yang berangkat dari dagelan ludruk, Ilmu Ngglethek Prabu Minohek (2004) dan buku tentang filsafat slebor becak yang berjudul Waton Urip (2005). Telah terbit trilogi catatan sepak bolanya: Air Mata Bola, Bola di Balik Bulan, dan Bola-Bola Nasib (2002). Tahun 2006, features-nya yang dipilih dari Harian Kompas diterbitkan serentak dalam lima buku: Dari Pulau Buru ke Venezia, Segelas Beras untuk Berdua, Ekonomi Kerbau Bingung, Petruk Jadi Guru, dan Burung-burung di Bundaran HI. Tahun 2007, penulis meluncurkan Putri Cina. Di samping menulis buku, ia menjadi editor beberapa buku ilmiah dan buku features.
Jumlah Halaman : 230
Tanggal Terbit : 18 Jun 2025
ISBN : 9786020628301
Penerbit : GPU
Berat : 250 gr
Lebar : 14 cm
Panjang : 21 cm
Menyusu Celeng karya Sindhunata bercerita tentang kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, dan perilaku manusia berwatak celeng. Mengutip Friedrich Nietzsche, binatang buas itu memang belum mati di masa sekarang, binatang buas itu masih hidup, dan makin hidup karena terlahir kembali.
Profil Penulis:
Dr. Gabriel Possenti Sindhunata SJ, amat dikenal karena karya sastranya yang telah menjadi klasik, Anak Bajang Menggiring Angin. Penulis yang dilahirkan 12 Mei 1952 di Kota Batu, Jawa Timur ini juga amat dikenal karena features-nya tentang kemanusiaan dan kolomnya tentang sepak bola dunia di Harian Kompas, Jakarta. Sekarang ia adalah Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Majalah BASIS, Yogyakarta. Karier jurnalistiknya dimulai dengan bekerja sebagai wartawan Majalah Teruna, terbitan PN Balai Pustaka, Jakarta, 1974-1977. Mulai tahun 1977, ia menjadi wartawan di Harian Kompas, Jakarta.
Sindhunata tamat dari Seminarium Marianum, Lawang, Malang, tahun 1970. Tahun 1980, ia selesai dengan studi sarjana filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Kemudian ia menyelesaikan studi teologi di Institut Filsafat Teologi Kentungan, Yogyakarta (1983). Ia melanjutkan studi doktoral filsafat di Hochschule für Philosophie, Philosophische Fakultät SJ München, Jerman 1986-1992.
Ia telah menulis buku ilmiah: Dilema Usaha Manusia Rasional, Hoffen auf den Ratu Adil–Das eschatologische Motiv des ”Gerechten Königs” im Bauernprotest auf Java während des 19 und zu Beginn des 20 Jahrhunderts (Menanti Ratu Adil–Motif Eskatologis dari Ratu Adil dalam Protes Petani di Jawa Abad ke-19 dan awal Abad ke-20), Sakitnya Melahirkan Demokrasi (1999), dan Kambing Hitam, Teori René Girard (2006). Telah terbit juga buku-buku features-nya: Cikar Bobrok dan Bayangbayang Ratu Adil. Sindhunata juga menulis buku dalam bahasa Jawa: Aburing Kupu-Kupu Kuning, Ndhèrèk Sang Dèwi ing Èrèngèrènging Redi Merapi, Sumur Kitiran Kencana, dan Nggayuh Gesang Tentrem.
Ia juga menjadi pengisi rubrik bahasa Jawa ”Blencong” di Harian Suara Merdeka, Semarang. Selain Anak Bajang Menggiring Angin, beberapa karya sastranya adalah: Air Penghidupan, Semar Mencari Raga, Mata Air Bulan, Tak Enteni Keplokmu, Tanpa Bunga dan Telegram Duka. Kumpulan puisinya telah diterbitkan dalam buku Air Kata Kata (2003). Penulis rubrik ”Tanda Tanda Zaman” di Majalah BASIS ini juga telah menerbitkan buku tentang ilmu tertawa yang berangkat dari dagelan ludruk, Ilmu Ngglethek Prabu Minohek (2004) dan buku tentang filsafat slebor becak yang berjudul Waton Urip (2005). Telah terbit trilogi catatan sepak bolanya: Air Mata Bola, Bola di Balik Bulan, dan Bola-Bola Nasib (2002). Tahun 2006, features-nya yang dipilih dari Harian Kompas diterbitkan serentak dalam lima buku: Dari Pulau Buru ke Venezia, Segelas Beras untuk Berdua, Ekonomi Kerbau Bingung, Petruk Jadi Guru, dan Burung-burung di Bundaran HI. Tahun 2007, penulis meluncurkan Putri Cina. Di samping menulis buku, ia menjadi editor beberapa buku ilmiah dan buku features.
Jumlah Halaman : 230
Tanggal Terbit : 18 Jun 2025
ISBN : 9786020628301
Penerbit : GPU
Berat : 250 gr
Lebar : 14 cm
Panjang : 21 cm
Ulasan
Tags: Sindhunata,
GPU,
2025-06-18,
STO2025,
NewProduct2025
Rekomendasi Produk Lainnya
Haruka merupakan siswi SMA biasa yang berpacaran dengan Keisuke, seorang artis terkenal yang juga merupakan teman masa kecilnya. Mereka bahkan tinggal..
Rp18,000 Rp25,000
4 review(s)
SinopsisDi seluruh dunia ada sangat banyak tempat dan bangunan yang menakjubkan. Beberapa ada yang ukurannya sangat besar, sedangkan yang lainnya ..
Rp44,640 Rp62,000
Pada suatu Selasa malam beberapa tamu berkumpul di rumah Miss Marple. Lalu percakapan beralih ke seputar kasus-kasus kejahatan yang tidak terpecahkan...
Rp46,800 Rp65,000
28 review(s)
Buku ini diharapkan dpt menjadi salah satu buku yg dpt dijadikan sbg buku pegangan alternatif dlm matakuliah wajib Bahasa Rakitan di perguruan tinggi...
Rp50,400 Rp70,000
GETRA Gas Kwali Range KR-21Gas Kwali Range/Kompor komersial standar restoran, hotel, dll. Mesin ini cocok digunakan untuk memasak chinese food, ho..
Rp5,470,000
Dokter John Dolittle sangat menyukai hewan. Rumah dan kebunnya dipenuhi bermacam jenis binatang yang dirawatnya sepenuh hati. Dari burung beo kesayang..
Rp38,016 Rp52,800
12 review(s)
“Marxisme”, karena dilebih-lebihkan, telah menjadi momok yang menakutkan sebagai sarana pembebasan umat manusia dari ketidakadilan maupun sebagai sumb..
Rp85,680 Rp119,000
Suatu hari di Amherst, sebuah kota kecil di Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat; seorang pria berusia awal empat puluhan tahun menjalankan sh..
Rp64,800 Rp90,000
Sepak bola, yang merupakan olahraga paling populer di dunia, ternyata dulunya hanya hiburan para buruh di masa Revolusi Industri! Bagaimana permainan ..
Rp90,000 Rp125,000
Willow Thorpe mengenal friksi ... friksi di antara kedua orangtuanya, Rosie dan Rex. Friksi di dalam dirinya sendiri sementara ia berusaha menjalani d..
Rp54,000 Rp75,000
Jika hidup kamu pernah dijadikan panutan buruk, itu bukan salah kamu.
Jika pernah ditangguhkan dalam keputusasaan dan diusir dari rumah yang kamu cin..
Rp42,480 Rp59,000
Paris for One and Other Stories---Paris untuk Satu Orang dan Cerita-Cerita Lain oleh Jojo Moyes---360 hlm. Dari penulis New York Times bestseller, Me ..
Rp56,880 Rp79,000
28 review(s)
Ranggi ReynIdola yang sedang naik daun. Di usianya yang masih muda, Ranggi sudah memiliki segalanya: wajah tampan, penggemar, uang, dan popularitas. T..
Rp49,680 Rp69,000
Dengan nama yang jelas dan foto-foto menarik,buku ini mendorong anak-anak untuk mengenali berbagai jenis dinosaurus. Dirancang oleh para ahli Pendidik..
Rp64,080 Rp89,000
Apa jadinya kalau seorang gadis ayu, Alia, bermain cinta kepada tiga lelaki dalam waktu yang sama. Mulanya hanyalah sekadar pendekatan. Namun, ulahnya..
Rp92,000 Rp115,000
Akhir-akhir ini, Kurisugawa Ari sering dihantui mimpi tentang Alice di Negeri Ajaib. Ketika ia bermimpi tentang Humpty Dumpty yang tercerai-berai di t..
Rp78,480 Rp109,000
Tak ada sosok yang bisa menyaingi dirinya baik sebelum atau sesudahnya. Tentang dirinya adalah sosok paling sempurna dari semua sisi. Diam dan gerakny..
Rp64,080 Rp89,000
Semesta Auriga punya hidup yang sempurna. Keluarga berkecukupan, sepasang orang tua yang berprofesi sebagai dokter dan mendukung penuh impiannya, hing..
Rp64,080 Rp89,000
Pertandingan ke-2 di hari ketiga yang semakin berat. Set terakhir penentuan!! Sekalipun Karasuno berhasil merebut set kedua, tapi bloking Kamomedai te..
Rp32,400 Rp45,000











