

100% ORIGINAL


Ikan Adalah Pertapa
- Ketersediaan:
- Penulis: Ko Hyeong-ryeol
- Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
- Model: 9786231340085
- MPN: 592302136
Rp135,000
Rp97,200
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Membaca puisi-puisi penyair KO HYEONG RYEOL, kita seperti berhadapan dengan kilatan-kilatan gagasan yang hinggap di satu objek tertentu, lalu melompat ke entitas yang lain. 마만 S. 마하야나(Maman S. Mahayana) (인도네시아 시인, 문학평론가, 인도네시아 ‘시의 날’ 협회 의장 -‘추천사’에서) Maman S. Mahayana (Penyair, Kritikus Sastra, Ketua Yayasan Hari Puisi) 넨덴 릴리스 아이샤(Nenden Lilis Aisyah) 인도네시아 시인, 인도네시아 국립교육대 교수 -‘시 해설’에서 Puisi-puisi penyair KO HYEONG RYEOL sebenarnya bagai satu lampu yang memancarkan cahaya ke berbagai arah. Artinya, setiap satu puisi tidak selalu hanya memiliki satu maksud. Setiap tanda dalam puisi-puisi tersebut memiliki makna ke berbagai arah. Puisi-puisi itu, setiap dibaca, selalu menimbulkan makna baru. Betapa kayanya. Nenden Lilis Aisyah (Penyair, Dosen di Universitas Pendidikan Indonesia)
Profil Penulis:
KO HYEONG RYEOL, lahir di pantai utara kota Sokcho, Provinsi Gangwon Korea ketika ayam berkokok pertanda fajar, tanggal 8 November 1954, yakni setahun setelah Perang Korea (1950-1953). Dia meninggalkan rumah pada usia delapan belas tahun dan bekerja di sebuah kuil, tempat pemecahan batu, dan pabrik pembuatan roti. Setelah ayahnya meninggal dunia, ia pulang ke kota Sokcho dan sejak tahun 1974, ia menjadi pegawai pemerintah eselon rendah di daerah paling utara, pantai timur Korea.
Pada tahun 1979, dia memulai debutnya di dunia sastra melalui puisi “Chuangtzu 莊子” di majalah sastra Hyundaemoonhak. Dia menerbitkan buku kumpulan puisinya yang pertama pada musim semi tahun 1985, dengan judul Perkebunan Semangka Puncak Daechong. Setelah itu, secara aktif KO menerbitkan kumpulan puisi berjudul Bunga Embun Beku, Buddha Salju, kumpulan puisi ekologi lingkungan alam Bagaimana Kabarnya Kota Seoul, serta Aku tidak berada di Candi Erdene Zuu, dan Pada Saat Merenung Hal-hal yang Kuno. Dia juga menerbitkan kumpulan puisi Anak Kembar Samudera bersama penyair Vietnam Mai Van Phan.
Jumlah Halaman : 282
Tanggal Terbit : 17 Mei 2023
ISBN : 9786231340085
Penerbit : KPG
Berat : 302 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Profil Penulis:
KO HYEONG RYEOL, lahir di pantai utara kota Sokcho, Provinsi Gangwon Korea ketika ayam berkokok pertanda fajar, tanggal 8 November 1954, yakni setahun setelah Perang Korea (1950-1953). Dia meninggalkan rumah pada usia delapan belas tahun dan bekerja di sebuah kuil, tempat pemecahan batu, dan pabrik pembuatan roti. Setelah ayahnya meninggal dunia, ia pulang ke kota Sokcho dan sejak tahun 1974, ia menjadi pegawai pemerintah eselon rendah di daerah paling utara, pantai timur Korea.
Pada tahun 1979, dia memulai debutnya di dunia sastra melalui puisi “Chuangtzu 莊子” di majalah sastra Hyundaemoonhak. Dia menerbitkan buku kumpulan puisinya yang pertama pada musim semi tahun 1985, dengan judul Perkebunan Semangka Puncak Daechong. Setelah itu, secara aktif KO menerbitkan kumpulan puisi berjudul Bunga Embun Beku, Buddha Salju, kumpulan puisi ekologi lingkungan alam Bagaimana Kabarnya Kota Seoul, serta Aku tidak berada di Candi Erdene Zuu, dan Pada Saat Merenung Hal-hal yang Kuno. Dia juga menerbitkan kumpulan puisi Anak Kembar Samudera bersama penyair Vietnam Mai Van Phan.
Jumlah Halaman : 282
Tanggal Terbit : 17 Mei 2023
ISBN : 9786231340085
Penerbit : KPG
Berat : 302 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Ulasan
Tags: Ko Hyeong-ryeol,
KPG,
2023-05-17,
STO2023,
NewProduct2023
Rekomendasi Produk Lainnya
Cara Pintar Taklukan Tes Tpa..
Rp24,840 Rp34,500
Waktunya berhitung bersama CoComelon! Ikuti JJ dan teman-temannya berhitung dalam buku pertama belajar angka yang simpel dan seru!******
Membaca buk..
Rp92,880 Rp129,000
Conan berhasil kembali ke wujudnya semula, yaitu "Shinichi Kudo", selama batas waktu tertentu. Dengan demikian, ia pun bisa berangkat ke Kyo..
Rp18,000 Rp25,000
56 review(s)
Lahir dalam keluarga sederhana dan memiliki tubuh lemah, tidak menyurutkan semangat Alfred Nobel untuk menempuh pendidikan. Ia bersekolah di Eropa hin..
Rp79,200 Rp110,000
4 review(s)
Air adalah salah satu unsur yang vital dalam kehidupan manusia. Ketersediaan air di alam sangat melimpah, tetapi ketersediaan air siap konsumsi masih ..
Rp61,200 Rp85,000
Elegi memuat 13 cerita pendek dan 6 fragmen yang berkisah tentang kepergian, kehilangan, dan kematian dalam beragam caranya. Cerita pendek dan fragmen..
Rp42,480 Rp59,000
8 review(s)
Tentara Roma terus mengejar Fin ke Lembah Albion. Mereka menyerang semua desa yang mereka temui, membunuh dan menangkap semua orang yang ada di desa. ..
Rp16,200 Rp22,500
Kota para raksasa telah selamat namun hal tersebut malah menimbulkan kekacauan yang lebih besar lagi. Tartaros, Anggota kuil kegelapan akan seger..
Rp18,000 Rp25,000
Hidup gemilang tidak lahir dari keberuntungan, tetapi dari kata-kata yang Anda ucapkan.Pernahkah Anda merasa hidup seperti benang kusut? Karier ma..
Rp70,560 Rp98,000
Saat ini kesadaran umat Islam dalam menjalankan agama makin menggembirakan. Banyak fenomena yang bisa dijadikan bukti, salah satunya adalah semakin be..
Rp41,760 Rp58,000
"Teman Berjuang" karya Indra Sugiarto.Indra Sugiarto adalah seorang anak desa yang lahir dari keluarga sederhana di Banyumas, Jawa Tenga..
Rp60,480 Rp84,000
4 review(s)
"Love is an abstract noun, something nebulous. And yet turns out to be the only part of us that is solid, as the world turns upside down and the ..
Rp71,280 Rp99,000
68 review(s)
Anekdot-anekdot Jenaka dari Tanah BantenDibalik pakaiannya yang serba hitam-hitam dan kumisnya yang ngejreng, sosok jawara sebagaimana ditampilkan d..
Rp18,000 Rp25,000
"Pada suatu malam musim panas, Edward Alcott menyerah pada godaan dan mencium Lady Julia Kenney di taman yang gelap. Namun, hasrat yang dia rasakan ha..
Rp77,440 Rp96,800
Saudariku, betapa Allah memuliakan kita. Allah memberi satu surah khusus dengan nama “An-Nisa`” yang artinya kaum perempuan. Kita sangat berharga. Mak..
Rp46,800 Rp65,000
Buku ini merupakan terjemahan, peÂnyesuaian dan penulisan kembali buku berjudul Ontwikkelings Psychologie deÂngan penyesuaian terhadap keadaan IndoÂ..
Rp46,800 Rp65,000
"Jangan pernah mengatakan hidup tak adil, karena setiap hidup manusia tidak akan terlepas dari masalah."***Indira Hanggini, gadis ceria dengan..
Rp71,280 Rp99,000
Dalam Sang Pemenang Berdiri Sendirian-The Winner Stands Alone, Paulo Coelho kembali kepada tema-tema penting dari Sebelas Menit-Eleven Minutes dan The..
Rp85,680 Rp119,000









