

100% ORIGINAL


Godot di Amerika dan di Indonesia: Suatu Studi Banding
- Ketersediaan:
- Penulis: Bakdi Soemanto (Author)
- Penerbit: UGM Press
- Model: 9786023865789
Rp96,000
Rp69,120
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Penelitian Bakdi Soemanto ini mendeskripsikan dan menguraikan proses perkembangan drama Indonesia pada tahun 1960-an dan 1970-an, ketika kecenderungan ke arah teknik penulisan naskah absurd mencapai puncaknya. Naskah-naskah yang diikutkan dalam sayembara penulisan naskah drama yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 1970an merupakan bukti yang tidak terbantah. Juga pementasan yang diselenggarakan oleh begitu banyak kelompok teater, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di kota-kota besar dan kecil lain, merupakan indikasi betapa besar pengaruh teater absurd terhadap perkembangan teater kita. Beberapa naskah drama yang dihasilkan oleh Putu Wijaya, Vredi Kastam Marta, Akhudiat, Yudhistira Ardi Noegraha, dan Noorca Marendra—misalnya—membuktikan bahwa tradisi teater absurd ada di Indonesia.
Istilah teater absurd dipergunakan, antara lain oleh Martin Esslin untuk jenis teater yang mengungkapkan kegagalan bahasa sebagai alat komunikasi, seperti yang juga disampaikan oleh Eugene lonesco, salah seorang penulis teater absurd yang drama-dramanya pernah juga diterjemahkan dan dipentaskan di sini. Ketiadaan komunikasi itu dicerminkan dalam alur yang tidak jelas ujung pangkalnya, penokohan yang tidak juntrung perkembangannya, ujung dan pangkal yang ternyata sama atau serupa, dan tentu saja dialog yang tidak menunjukkan adanya saling memahami di antara tokoh-tokohnya.
Dalam uraiannya ini, Bakdi Soemanto mengungkapkan bahwa ternyata apa yang telah terjadi di negeri ini mirip dengan yang telah berlangsung di Amerika Serikat. Pementasan Waiting for Godot mendapat sambutan tidak hanya dari khalayak, tetapi juga dari beberapa dramawan. Resepsi dramawan seperti Jack Gelber dan Edward Albee atas karya Beckett itu telah menghasilkan jenis drama baru yang oleh Esslin kemudian juga digolongkan ke dalam teater absurd. Dengan bertumpu pada analisis atas Waiting for Godot, karangan yang ditulis dengan sangat lancar ini telah berhasil memberikan gambaran dan uraian mengenai berlangsungnya proses pengaruh gaya penulisan, reproduksi ideologi, dan usaha untuk mengungkapkan berbagai masalah yang dirasa tidak bisa lagi diungkapkan dengan cara yang sebelumnya telah ada.
Istilah teater absurd dipergunakan, antara lain oleh Martin Esslin untuk jenis teater yang mengungkapkan kegagalan bahasa sebagai alat komunikasi, seperti yang juga disampaikan oleh Eugene lonesco, salah seorang penulis teater absurd yang drama-dramanya pernah juga diterjemahkan dan dipentaskan di sini. Ketiadaan komunikasi itu dicerminkan dalam alur yang tidak jelas ujung pangkalnya, penokohan yang tidak juntrung perkembangannya, ujung dan pangkal yang ternyata sama atau serupa, dan tentu saja dialog yang tidak menunjukkan adanya saling memahami di antara tokoh-tokohnya.
Dalam uraiannya ini, Bakdi Soemanto mengungkapkan bahwa ternyata apa yang telah terjadi di negeri ini mirip dengan yang telah berlangsung di Amerika Serikat. Pementasan Waiting for Godot mendapat sambutan tidak hanya dari khalayak, tetapi juga dari beberapa dramawan. Resepsi dramawan seperti Jack Gelber dan Edward Albee atas karya Beckett itu telah menghasilkan jenis drama baru yang oleh Esslin kemudian juga digolongkan ke dalam teater absurd. Dengan bertumpu pada analisis atas Waiting for Godot, karangan yang ditulis dengan sangat lancar ini telah berhasil memberikan gambaran dan uraian mengenai berlangsungnya proses pengaruh gaya penulisan, reproduksi ideologi, dan usaha untuk mengungkapkan berbagai masalah yang dirasa tidak bisa lagi diungkapkan dengan cara yang sebelumnya telah ada.
Ulasan
Tags: Bakdi Soemanto,
BK10
Rekomendasi Produk Lainnya
Pertarungan antara pasukan kedelapan dengan pria berkemampuan asap hitam! Kali ini Shinra harus berhadapan dengan pria yang memiliki kemampuan asap hi..
Rp20,160 Rp28,000
Hari ini hari pertama Zaki masuk sekolah. Tapi Zaki malah asyik bermain air. Padahal Zaki harus tiba di sekolah pagi-pagi sekali! Ibu jadi khawatir di..
Rp32,400 Rp45,000
Dijodohin sama ketua geng motor?!Beby mengira hal itu hanya akan ada di cerita fiksi remaja, tapi ternyata kejadian itu nyata terjadi padanya. Beby si..
Rp68,400 Rp95,000
Takdir telah mempertemukan kami, seorang manusia biasa dengan lima anak kecil yang pernah menjadi manusia. Menjalin hubungan lebih dari seke..
Rp59,400 Rp82,500
152 review(s)
Teman-Teman, Islam agama yang sempurna. Jejak kehebatannya tersebar di segenap penjuru dunia. Islam juga agama yang lengkap, loh. Mengatur semua hal d..
Rp42,480 Rp79,000
School For Good and Evil 4 : Petualangan Meraih Kejayaan..
Rp108,000 Rp150,000
16 review(s)
Untuk memburu Jiraiya yang menyusup ke Amegakure, Pain, pemimpin Akatsuki, dan Konan akhirnya mulai bergerak! Ternyata, identitas Pain yang penuh mist..
Rp71,280 Rp99,000
Agar bisa menang melawan Kurei, musuh lamanya, Recca lagi-lagi mengeluarkan Delapan Naga Api! Arena bertarungnya dengan Kurei yang selanjutnya adalah ..
Rp23,400 Rp32,500
8 review(s)
Namjachingu!?Format : Soft CoverISBN : 6239037605ISBN13 : 9786239037604Terbit : 27 Mei 2019Bahasa : IndonesiaPenerbit : RAINBOOK PUBLISHINGHal. &..
Rp79,200 Rp99,000
Buku ini disusun untuk kamu yang ingin meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan amal kebaikan sehari-hari. Buku ini membahas tentang malaikat-malaikat..
Rp63,360 Rp88,000
"Sang pebasket legendaris, Kareem Abdul-Jabbar, menuliskan debut novel fiksi dewasanya yang mengagumkan dengan jalinan aksi dan misteri yang meng..
Rp61,200 Rp85,000
4 review(s)
Teks Lokajaya mengisahkan perjalanan hidup seorang tokoh bernama Lokajaya, Seh Malaya, atau Sunan Kalijaga dalam menuju manusia sempurna. Kisah perjal..
Rp104,400 Rp145,000
Seri Belajar Membaca untuk PAUD ini terdiri dari tiga jilid. Buku pertama berisi tentang pengenalan huruf. Metode yang diajarkan adalah belajar mengen..
Rp28,080 Rp39,000
8 review(s)
Jika kata-kata diibaratkan air, maka sejatinya ia mengalir bebas ke berbagai arah. Seperti juga puisi-puisi di buku ini. Sindhunata menulis tentang ya..
Rp61,200 Rp85,000
4 review(s)
"We won't stop playing because we grow old we grow old because we stop playing." George Bernard ShawMy own world sebagai buku mewarnai untuk orang dew..
Rp54,000 Rp75,000
Hidayah memang milik Allah, yang diberikan pada siapa yang Ia kehendaki. Namun menjemput hidayah adalah pilihan, kehendak bebas yang diberikan Allah b..
Rp61,920 Rp86,000
None..
Rp21,600 Rp30,000
Kehadiran buku ini sangat signifikan sebagai saripati pengalaman, kesadaran,kebaikan dan nurani. Kepercayaan, keyakinan kuat dan semangat bahwa kita s..
Rp18,000 Rp25,000
“Dikit-dikit personal branding.”“Dikit-dikit harus public speaking.”Padahal, untuk memutuskan menjadi seorang public speaker diiringi personal..
Rp59,760 Rp83,000











