

100% ORIGINAL


Filsafat Pemikiran Dasar Pembangunan Kesehatan
- Ketersediaan:
- Penulis: R.Hapsara Habib Rachmat
- Penerbit: UGM Press
- Model: 9789794209387
Rp92,000
Rp66,240
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Pemikiran dasar pembangunan kesehatan adalah pemikiran yang mendasar, yaitu yang mendalam, luas dan berjangkau ke depan tentang fondasi pembangunan kesehatan. Pemikiran dasar pembangunan kesehatan tersebut pada hakikatnya sama dengan paradigma pembangunan kesehatan. Dengan catatan bahwa paradigma pembangunan kesehatan lebih menekankan pentingnya kerangka berpikir yang mendasar dalam pembangunan kesehatan. Sedangkan pemikiran dasar atau filsafat pembangunan kesehatan menekankan pentingnya proses, perbuatan, dan cara memikir yang seksama tentang fondasi pembangunan kesehatan. Tetapi paradigma dan pemikiran dasar pembangunan kesehatan tersebut berisikan esensi dari substansi yang sama yaitu: 1. Pelaksanaan, 2. Tujuan, dan 3. Dasar pembangunan kesehatan.
Permasalahan paradigma pembangunan kesehatan yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan pada pokoknya meliputi: 1) kurang diperhatikan pentingnya dasar pembangunan kesehatan, 2) kurang mengacu pada tujuan jangka panjang yang bermakna, 3) kurang bersifat komprehensif, 4) kurang bersifat implikatif, dan 5) kurang fokus pada pentingnya peran manusia dan masyarakatnya sendiri dalam pembangunan kesehatan.
Maksud buku ini adalah untuk mengemukakan kejelasan dan pertimbangan pentingnya pemikiran dasar atau filsafat pembangunan kesehatan dan bagaimana perannya dalam meningkatkan akselerasi, pemerataan, dan mutu pelaksanaan pembangunan kesehatan.
Pembangunan kesehatan melandaskan pada landasan idiil Pancasila, landasan konstitusional Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan landasan operasional peraturan perundangan yang terkait dengan penyelenggaraan pembangunan kesehatan.
Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Sesuai ketetapan dalam SKN 2012, bahwa untuk meningkatkan akselerasi dan mutu pelaksanaan SKN, pembangunan kesehatan perlu melandaskan pada pemikiran dasar pembangunan kesehatan.
Pemikiran dasar pembangunan kesehatan atau paradigma pembangunan kesehatan tersebut berguna bagi peningkatan pembangunan kesehatan, termasuk untuk:
Mempercepat pelaksanaan pembangunan kesehatan dan agar lebih terarah serta lebih meningkatkan sinergi di antara subsistem-subsistem dari Sistem Kesehatan Nasional.
Mendorong pentingnya dan digunakannya makna dari lima unsur-unsur pemikiran dasar pembangunan kesehatan, yaitu: a. Dasar pembangunan kesehatan, b. Tujuan pembangunan kesehatan, c. Hakikat pembangunan kesehatan, d. Perkembangan pembangunan kesehatan, dan e. Kedudukan manusia dalam pembangunan kesehatan.
Mendukung penguatan dan percepatan pelaksanaan paradigma sehat dalam pembangunan kesehatan.
Manusia dipandang sebagai basis filosofis pembangunan kesehatan. Dalam kaitan ini, pembangunan kesehatan tersebut perlu berdasarkan pada Perikemanusiaan serta Etika Humanitas, Ketuhanan, dan Etika Profesi. Oleh karena itu, dalam pembangunan kesehatan tidak dibenarkan hanya berdasarkan aspek pragmatis, terutama aspek finansial.
Dalam buku ini dikemukakan peningkatan pembangunan kesehatan yang melandaskan pada pemikiran dasar pembangunan kesehatan, antara lain: 1. Penyelenggaraan Sistem Kesehatan Nasional 2012, 2. Penyusunan dan Pelaksanaan RPJPK 2005–2025, 3. Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional, 4. Penguatan Sistem Informasi Kesehatan, 5. Pengembangan Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, serta 6. Penyusunan Agenda Post–2015 Bidang Kesehatan.
Permasalahan paradigma pembangunan kesehatan yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan pada pokoknya meliputi: 1) kurang diperhatikan pentingnya dasar pembangunan kesehatan, 2) kurang mengacu pada tujuan jangka panjang yang bermakna, 3) kurang bersifat komprehensif, 4) kurang bersifat implikatif, dan 5) kurang fokus pada pentingnya peran manusia dan masyarakatnya sendiri dalam pembangunan kesehatan.
Maksud buku ini adalah untuk mengemukakan kejelasan dan pertimbangan pentingnya pemikiran dasar atau filsafat pembangunan kesehatan dan bagaimana perannya dalam meningkatkan akselerasi, pemerataan, dan mutu pelaksanaan pembangunan kesehatan.
Pembangunan kesehatan melandaskan pada landasan idiil Pancasila, landasan konstitusional Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan landasan operasional peraturan perundangan yang terkait dengan penyelenggaraan pembangunan kesehatan.
Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Sesuai ketetapan dalam SKN 2012, bahwa untuk meningkatkan akselerasi dan mutu pelaksanaan SKN, pembangunan kesehatan perlu melandaskan pada pemikiran dasar pembangunan kesehatan.
Pemikiran dasar pembangunan kesehatan atau paradigma pembangunan kesehatan tersebut berguna bagi peningkatan pembangunan kesehatan, termasuk untuk:
Mempercepat pelaksanaan pembangunan kesehatan dan agar lebih terarah serta lebih meningkatkan sinergi di antara subsistem-subsistem dari Sistem Kesehatan Nasional.
Mendorong pentingnya dan digunakannya makna dari lima unsur-unsur pemikiran dasar pembangunan kesehatan, yaitu: a. Dasar pembangunan kesehatan, b. Tujuan pembangunan kesehatan, c. Hakikat pembangunan kesehatan, d. Perkembangan pembangunan kesehatan, dan e. Kedudukan manusia dalam pembangunan kesehatan.
Mendukung penguatan dan percepatan pelaksanaan paradigma sehat dalam pembangunan kesehatan.
Manusia dipandang sebagai basis filosofis pembangunan kesehatan. Dalam kaitan ini, pembangunan kesehatan tersebut perlu berdasarkan pada Perikemanusiaan serta Etika Humanitas, Ketuhanan, dan Etika Profesi. Oleh karena itu, dalam pembangunan kesehatan tidak dibenarkan hanya berdasarkan aspek pragmatis, terutama aspek finansial.
Dalam buku ini dikemukakan peningkatan pembangunan kesehatan yang melandaskan pada pemikiran dasar pembangunan kesehatan, antara lain: 1. Penyelenggaraan Sistem Kesehatan Nasional 2012, 2. Penyusunan dan Pelaksanaan RPJPK 2005–2025, 3. Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional, 4. Penguatan Sistem Informasi Kesehatan, 5. Pengembangan Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, serta 6. Penyusunan Agenda Post–2015 Bidang Kesehatan.
Ulasan
Tags: R.Hapsara Habib Rachmat,
BK10
Rekomendasi Produk Lainnya
None..
Rp28,800 Rp40,000
Julian Rozeanne Pollin merupakan seorang Lady bangsawan beruntung yang berakhir menjadi Ratu. Ia melahirkan putra cerdas, dicintai rakyat, dan semua w..
Rp78,480 Rp109,000
Sebagaimana diketahui bahwa buku-buku persiapan USM STIS yang ada sekarang ini hanya membahas soal USm STIS berdasarkan versi tahun ujiannya, sehingga..
Rp68,400 Rp95,000
Akira Tendo (24) yang sehari-harinya berusaha mewujudkan “100 hal yang ingin kulakukan sebelum menjadi zombie,” pulang ke desa pertanian tempat tingga..
Rp36,000 Rp50,000
Fitur Utama :Bluetooth V5.0Built-in Recharge battery with 16 Hour playbackSleek design and Light weight3 Voice prompt English, Japanese & ChineseC..
Rp869,000
Samsung HW-A450/XD Soundbar [2.1 Ch/150 W]Samsung Soundbar HW-T450 merupakan sebuah speaker soundbar terbaru yang didesain secara khusus agar mam..
Rp2,300,000
Deskripsi BukuDi antara jenis buku lainnya, komik memang disukai oleh semua kalangan mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Alasan komik lebih dis..
Rp28,800 Rp40,000
None Format : Soft CoverISBN : 9786020479675Tanggal Terbit : 10 September 2018Bahasa : IndonesiaPenerbit : Elex Media Kom..
Rp63,216 Rp87,800
Pocket Book Psikotes merupakan solusi cerdas bagi Anda yang ingin menguasai semua jenis psikotes. Anda akan mendapatkan: • Ringkasan Materi ..
Rp50,400 Rp70,000
8 review(s)
Betu adalah sebuah batu yang geraknya sangat terbatas. Betu berharap bisa bergabung dengan batu-batu yang menumpuk di depan sebuah pembangunan rumah. ..
Rp79,200 Rp110,000
Dongeng Seru Flora berisi 10 dongeng tumbuhan yang menghibur dan penuh makna: kaktus yang ketus, kentang yang senang berperang, dandelion yang senang ..
Rp49,680 Rp69,000
Buku ini lahir dari keprihatinan Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI, atas tingginya prevalensi stunting di Indonesia. Laporan UNICEF pada 2021 m..
Rp100,800 Rp140,000
Prang! Foto menantu Ibu Lia tiba-tiba saja terjatuh dan pecah berantakan. Bersamaan dengan itu, telepon rumah berdering. Dari telepon itu, Ibu Lia men..
Rp47,520 Rp66,000
Ichi yang telah menjadi anggota pasukan tim Desscaras, diberi misi oleh asosiasi untuk memburu Hisame. Saat tiba di tempat tujuan, mereka hanya menemu..
Rp32,400 Rp45,000
Golden age merupakan masa yang tepat untuk memperkenalkan hal-hal baru pada anak. Pada masa ini pula adalah waktu yang tepat untuk menstimulasi perkem..
Rp35,640 Rp49,500
Setiap menjelang pelaksanaan pemilu maupun pilkada, siapa pun selalu membicarakan ihwal pesta demokrasi tersebut. Hal itu karena kita percaya bahwa pe..
Rp54,000 Rp75,000
Yuk, simak kisah-kisah yang disampaikan oleh sel darah merah, laba-laba, fungi, hingga Matahari. Petualangan seru penuh pengetahuan sains dalam buku i..
Rp92,880 Rp129,000
Buku Indigo karya Roy Kiyoshi ini mengisahkan perjalanan Roy Kiyoshi sejak kecil hingga menjadi saat ini. Perjuangan yang Roy alami menjadi seorang in..
Rp71,280 Rp99,000
DESKRIPSIPada awalnya, dalam mitologi Yunani, cerita tentang Venus (nama Romawi dari Aphrodite, dewi cinta dan kecantikan) dengan Mars (nama Romawi da..
Rp47,520 Rp66,000
Galih Fajar adalah pekerja serabutan yang akhirnya berhasil mendapat pekerjaan tetap menjadi seorang pengantar surat. Dalam satu hari yang aneh, ia me..
Rp57,600 Rp80,000










