

100% ORIGINAL


Sapiens di Ujung Tanduk
- Ketersediaan:
- Penulis: Iqbal Aji Daryono
- Penerbit: DAR!
- Model: 9786022918974
- MPN: BI-171
Rp59,000
Rp42,480
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
“Kita senang dengan gaya tulisannya yang jenaka, tapi juga jengkel karena kritiknya tentang ironi masyarakat digital banyak benarnya.”
—Nezar Patria, wartawan senior
“... konsisten merontokkan sekat sumbatan kaku berkomunikasi pada era digital.”
—Teguh Arifiyadi, “pengendali tata kelola internet”, Kementerian Kominfo RI
“Ide-ide besar yang lahir dari renungan serius, bisa dia sajikan dengan cara yang sangat renyah.”
—Abdul Gaffar Karim, pengamat politik Universitas Gadjah Mada
“... berefleksi tentang arsitektur kehidupan masa kini yang lebih banyak mempertemukan orang dalam ruang-ruang jagat maya dan digital.”
—Irham Nur Anshari, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada
Pernah tersesat karena lebih percaya Google Maps ketimbang tanya warga lokal?
Pernah merasa mati gaya karena internet down semalaman?
Pernah tergopoh-gopoh meninggalkan kerjaan rumah demi menyambut kurir paket?
Era digital menawarkan kemudahan. Namun, era ini juga merenggut banyak kemampuan dan kebebasan kita. “Manusia” dalam diri ini terkikis bahkan nyaris lenyap. Akibatnya, perilaku manusia dalam berkomunikasi dan bersosialisasi turut berubah, yang dari kacamata akal sehat, jadi tampak konyol. Membaca buku ini menyadarkan kita betapa kocaknya polah tingkah manusia pada era digital. Dan percayalah, tidak ada yang lebih nikmat selain tertawa sekaligus tertohok.
Keunggulan Buku
Membahas tema serius dengan cara yang asyik dan lugas tidaklah mudah. Seperti yang dilakukan Iqbal Aji Daryono dalam buku berjudul Sapiens di Ujung Tanduk. Dalam buku ini, kita diajak meninjau kembali segala polah tingkah dalam merespons kemajuan teknologi dan komunikasi. Era digital memang mengubah banyak hal. Seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, ada harga yang harus dibayarkan. Kebebasan, termasuk di dalamnya. Buku ini mengajak pembaca memahami fenomena yang sedang berlangsung dalam hidup umat manusia terkait dengan maraknya digitalisasi. Kisah yang disampaikan sangat relate dengan pe
—Nezar Patria, wartawan senior
“... konsisten merontokkan sekat sumbatan kaku berkomunikasi pada era digital.”
—Teguh Arifiyadi, “pengendali tata kelola internet”, Kementerian Kominfo RI
“Ide-ide besar yang lahir dari renungan serius, bisa dia sajikan dengan cara yang sangat renyah.”
—Abdul Gaffar Karim, pengamat politik Universitas Gadjah Mada
“... berefleksi tentang arsitektur kehidupan masa kini yang lebih banyak mempertemukan orang dalam ruang-ruang jagat maya dan digital.”
—Irham Nur Anshari, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada
Pernah tersesat karena lebih percaya Google Maps ketimbang tanya warga lokal?
Pernah merasa mati gaya karena internet down semalaman?
Pernah tergopoh-gopoh meninggalkan kerjaan rumah demi menyambut kurir paket?
Era digital menawarkan kemudahan. Namun, era ini juga merenggut banyak kemampuan dan kebebasan kita. “Manusia” dalam diri ini terkikis bahkan nyaris lenyap. Akibatnya, perilaku manusia dalam berkomunikasi dan bersosialisasi turut berubah, yang dari kacamata akal sehat, jadi tampak konyol. Membaca buku ini menyadarkan kita betapa kocaknya polah tingkah manusia pada era digital. Dan percayalah, tidak ada yang lebih nikmat selain tertawa sekaligus tertohok.
Keunggulan Buku
Membahas tema serius dengan cara yang asyik dan lugas tidaklah mudah. Seperti yang dilakukan Iqbal Aji Daryono dalam buku berjudul Sapiens di Ujung Tanduk. Dalam buku ini, kita diajak meninjau kembali segala polah tingkah dalam merespons kemajuan teknologi dan komunikasi. Era digital memang mengubah banyak hal. Seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, ada harga yang harus dibayarkan. Kebebasan, termasuk di dalamnya. Buku ini mengajak pembaca memahami fenomena yang sedang berlangsung dalam hidup umat manusia terkait dengan maraknya digitalisasi. Kisah yang disampaikan sangat relate dengan pe
Ulasan
Rekomendasi Produk Lainnya
Mimpi-mimpi buruk itu terus datang mengganggu tidurku. Andai mimpi buruk itu lenyap, pasti hidupku akan bahagia. Mudah. Sungguhkah demi..
Rp54,000 Rp75,000
Diriwayatkan, suatu kali Kyai Agus Salim bergabung dalam sebuah konferensi. Konferensi itu dihadiri oleh delegasi Indonesia maupun asing, entah dari B..
Rp49,680 Rp69,000
Deskripsi:The Life That’s Waiting adalah buku yang menemani pembaca di saat-saat merasa lelah, ragu, dan kehilangan arah. Lewat tulisan yang reflektif..
Rp56,880 Rp79,000
Mewarnai adalah salah satu aktivitas yang membantu melatih kemampuan motorik, konsentrasi, dan melatih membedakan warna. Tidak hanya itu, mewarnai bag..
Rp21,600 Rp30,000
Kalau banyak remaja ingin menjadi kaya dan hura-hura, tapi tidak dengan Canva Narendra. Cita-citanya hanya satu, “Mau peluk Mama sama Papa. Anva sayan..
Rp71,280 Rp99,000
Di hari pertamanya di sekolah baru, Hanmi berbohong supaya menarik perhatian Lee Gun, cowok yang ia taksir. Sayangnya, kebohongan kecilnya malah membe..
Rp71,280 Rp99,000
12 review(s)
Berhadapan dengan tim V yang membanggakan kemampuan mencetak gol sang jenius Nagi, tim Z berhasil mengejar hingga skor 3 - 3 pada 15 menit babak kedua..
Rp49,200 Rp60,000
Hajime Kindaichi, 37 tahun, pegawai kantoran yang bekerja di perusahaan PR kecil. Bersama juniornya, Marin Hayama, ia kembali ke Hotel Europa yang dul..
Rp30,240 Rp42,000
Berkat rampungnya mesin produksi ∞ cairan kebangkitan, Senku dkk. melancarkan serangan balik ke Kerajaan Pembatuan, dan mulai bergerak untuk merebut k..
Rp32,400 Rp45,000
Sheridan Bromleigh, guru gadis-gadis kaya, dibayar untuk menemani salah seorang muridnya, Charise Lancaster, ke Inggris untuk bertemu tunangannya. Ket..
Rp57,600 Rp80,000
Buku ini mengenalkan banyak aktivitas. Anak-anak dapat menyentuh dan merasakan binatang berbulu kasar dan halus. Mengenal warna, menghitung berapa jum..
Rp136,800 Rp190,000
ISIS, laiknya gerakan ekstremis yang menunggangi nama Islam lainnya, ialah skenario permainan kepentingan politik global yang khawatir dengan terwujud..
Rp31,680 Rp44,000
4 review(s)
After ten years wandering the world, Agustinus Wibowo has finally come home. He is now forced to face a reality that he has always feared. His mother..
Rp180,000 Rp250,000
Yang menulis di buku ini belum tentu saya, sebab Rahwana tak mati-mati. Gunung kembar Sondara-Sondari yang mengimpit Rahwana cuma mematikan tubuhnya s..
Rp71,280 Rp99,000
Tim tumbuhan vs tim zombi dalam kompetisi duel kekuatan otak! Sebelum kompetisi mereka harus ikut pelatihan. Untuk pertama kalinya Sunflower dkk dihad..
Rp75,600 Rp105,000
Sebagai doula yang pekerjaannya mendampingi ibu hamil, Adel sendiri tak pernah ingin menjalani komitmen pernikahan, termasuk kehamilan. Pengalaman bur..
Rp70,560 Rp98,000
Dari balik selaput biru, ia melihat dunia lewat beragam jendela yang memberinya makna dan kedalaman: sastra, puisi, seni rupa, musik, sejarah, makanan..
Rp71,280 Rp99,000
Setiap orang punya caranya sendiri untuk mencintai; memilih untuk diam, memerhatikan dari jauh, atau mendoakan diam-diam. Setiap orang punya caranya s..
Rp31,680 Rp44,000
76 review(s)
Pada edisi keempat ini terdapat satu bab yang ditambahkan yaitu tentang "Pengenalan : Organisasi dan Arsitektur Komputer". Bab ini ditambahkan pada aw..
Rp93,600 Rp130,000
Liburan telah berakhir. Karima, Putra, Kiki, dan Karin kembali masuk sekolah. Pada hari pertama sekolah, semua bersemangat menceritakan pengalaman mer..
Rp28,080 Rp39,000









