
- Ketersediaan:
- Penulis: CAROOL KERSTEN
- Penerbit: Al-Mizan
- Model: 9786024410605
- MPN: MW-013
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Islam Indonesia kerap dilukiskan dalam hubungan dan kontestasi antara Islam tradisionalis dan modernis. Reformasi 98 membuka cakrawala pemahaman baru. Inilah peluang struktur politik baru yang memberi panggung bagi umat Islam untuk memainkan peran sosial-politik yang semakin besar di ruang publik Indonesia.
Dalam memainkan peran baru ini, umat Islam ternyata bukanlah kubu yang seragam, melainkan beragam, di mana kelompok-kelompok intra-Islam mengajukan agenda dan wacananya sendiri-sendiri. Kontestasi wacana ini tidak hanya membahas peran sosial-politik Islam di ruang publik, tetapi lebih jauh lagi membahas hakikat Islam itu sendiri sebagai agama. Spektrum kontestasinya juga sangat luas, merentang dari sekadar persoalan perbedaan fikih hingga perbedaan akidah, yang bahkan berakhir pada kekerasan fisik.
Analisis lama Islam modernis vs tradisional yang biasanya disampaikan oleh Muhammadiyah dan NU menjadi terlalu simplistis, bahkan menyesatkan . Peran dan pemikiran tokoh-tokoh tua yang karismatik tidak lagi menjadi ide mainstream ketika kaum intelektual Islam muda mengkritisi mereka dan menggeluti ide-ide Islam secara baru yang bersifat lintas-batas, lintas-mazhab, lintas-disiplin. Jejaring internasional membuat pertarungan wacana Islam di Indonesia harus dibaca juga dalam konteks global.
Buku ini mencoba menggambarkan fenomena pertarungan wacana umat Islam di era Reformasi (1997-2014) secara segar dan sangat menarik. Patut dibaca oleh siapa saja yang meminati perkembangan pemikiran Islam di Indonesia di era demokrasi pasca-Orde Baru.
-- Yudi Latif, Ph.D., Kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)










