

100% ORIGINAL


Berdamai dengan Badai
- Ketersediaan:
- Penulis: Andrei Aksana (Author)
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
- Model: 9786020682730
- MPN: 625172003
Rp99,000
Rp71,280
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
Badai itu tak kunjung reda… sampai ia memilih untuk menghadapinya. Terjebak dalam lingkaran kekerasan sejak kecil, Hanna Artiany berpikir pernikahan dengan Arya Saputra adalah satu-satunya jalan keluar. Namun, di negeri asing, ia justru menemukan dirinya kembali terperangkap—kali ini dengan tiga anak yang harus dilindungi dari suaminya sendiri. Saat putra sulungnya meminta Hanna untuk pergi, ia tahu tak bisa lagi bertahan. Keberaniannya menghadapi badai demi masa depan yang lebih baik, membawa Hanna bertemu kembali dengan Gani Ali—seseorang dari masa lalu yang mengulurkan tangan untuk membantu sekaligus menawarkan cinta yang tak pernah padam.
Prolog:
Tak ada yang dapat mengembalikan waktu. Namun, ternyata masa lalu bisa menunggu, ketika rasa yang bersemi di dalam kalbu senantiasa terpelihara, teruji oleh kesabaran dan kerelaan. Hanna Artiany duduk salah tingkah di sisi Gani Ali. Sejak tadi kedua orang tua Gani hanya terpana memandanginya. Tak ada kata-kata yang terlontar. Mereka mengamati Hanna dari ujung rambut sampai ujung kaki. Berkali Kali. Hanna merasa bagai makhluk luar angkasa yang terdampar di rumah itu. ”Ini Hanna?” tanya ibu Gani, setelah mulutnya mampu digerakkan. ”Benar ini Hanna? Yang waktu kuliah dulu pernah datang ke sini, kan?”
Hanna mengangguk bingung. ”Ya, Bu. Saya Hanna.” Sejak kedatangannya tadi ia sudah memperkenalkan diri dan menyebutkan nama. Mengapa ibu Gani masih juga menanyakannya? Ayah Gani menimpali tak percaya, ”Jadi Hanna memang benar-benar ada? Nyata? Berwujud?” Hanna semakin kebingungan. Apakah orangtua Gani menganggapnya sebagai tokoh dongeng yang hidup di negeri khayalan? Hanna sampai ikut meragukan dirinya. Ia menunduk memperhatikan kedua kakinya yang menjejak lantai. Jadi, ia memang manusia. Belum berubah menjadi makhluk halus. Ia menoleh mencari jawaban pada Gani. Namun, lakilaki itu sama sekali tak membantu. Malah tersenyum-senyum misterius. Ayah Gani bangkit meninggalkan mereka, masuk ke salah satu kamar, lalu kembali lagi membawa sebuah buku. Entah sudah berapa lama usia buku itu. Sampulnya terlihat lusuh dan usang.
Tentang Hanna:
Hingga saat ini Hanna aktif menyerukan perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui kampanye #stopbullying #selflove #loveyourself #womenempowerment #pemberdayaanperempuan. Untuk memberikan sarana bagi kaum perempuan dan generasi muda yang mengalami perundungan, Hanna membuka akun media sosial sebagai tempat untuk berbagi dan saling memberi dukungan. Temui dan bergabung dengan Hanna di Instagram @hannaartiany.
Jumlah Halaman : 312
Tanggal Terbit : 07 Mei 2025
ISBN : 9786020682730
Penerbit : GPU
Berat : 332 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Prolog:
Tak ada yang dapat mengembalikan waktu. Namun, ternyata masa lalu bisa menunggu, ketika rasa yang bersemi di dalam kalbu senantiasa terpelihara, teruji oleh kesabaran dan kerelaan. Hanna Artiany duduk salah tingkah di sisi Gani Ali. Sejak tadi kedua orang tua Gani hanya terpana memandanginya. Tak ada kata-kata yang terlontar. Mereka mengamati Hanna dari ujung rambut sampai ujung kaki. Berkali Kali. Hanna merasa bagai makhluk luar angkasa yang terdampar di rumah itu. ”Ini Hanna?” tanya ibu Gani, setelah mulutnya mampu digerakkan. ”Benar ini Hanna? Yang waktu kuliah dulu pernah datang ke sini, kan?”
Hanna mengangguk bingung. ”Ya, Bu. Saya Hanna.” Sejak kedatangannya tadi ia sudah memperkenalkan diri dan menyebutkan nama. Mengapa ibu Gani masih juga menanyakannya? Ayah Gani menimpali tak percaya, ”Jadi Hanna memang benar-benar ada? Nyata? Berwujud?” Hanna semakin kebingungan. Apakah orangtua Gani menganggapnya sebagai tokoh dongeng yang hidup di negeri khayalan? Hanna sampai ikut meragukan dirinya. Ia menunduk memperhatikan kedua kakinya yang menjejak lantai. Jadi, ia memang manusia. Belum berubah menjadi makhluk halus. Ia menoleh mencari jawaban pada Gani. Namun, lakilaki itu sama sekali tak membantu. Malah tersenyum-senyum misterius. Ayah Gani bangkit meninggalkan mereka, masuk ke salah satu kamar, lalu kembali lagi membawa sebuah buku. Entah sudah berapa lama usia buku itu. Sampulnya terlihat lusuh dan usang.
Tentang Hanna:
Hingga saat ini Hanna aktif menyerukan perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui kampanye #stopbullying #selflove #loveyourself #womenempowerment #pemberdayaanperempuan. Untuk memberikan sarana bagi kaum perempuan dan generasi muda yang mengalami perundungan, Hanna membuka akun media sosial sebagai tempat untuk berbagi dan saling memberi dukungan. Temui dan bergabung dengan Hanna di Instagram @hannaartiany.
Jumlah Halaman : 312
Tanggal Terbit : 07 Mei 2025
ISBN : 9786020682730
Penerbit : GPU
Berat : 332 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Ulasan
Tags: Andrei Aksana,
GPU,
2025-05-07,
STO2025,
NewProduct2025
Rekomendasi Produk Lainnya
Cara Pintar Taklukan Tes Tpa..
Rp24,840 Rp34,500
Waktunya berhitung bersama CoComelon! Ikuti JJ dan teman-temannya berhitung dalam buku pertama belajar angka yang simpel dan seru!******
Membaca buk..
Rp92,880 Rp129,000
Conan berhasil kembali ke wujudnya semula, yaitu "Shinichi Kudo", selama batas waktu tertentu. Dengan demikian, ia pun bisa berangkat ke Kyo..
Rp18,000 Rp25,000
56 review(s)
Lahir dalam keluarga sederhana dan memiliki tubuh lemah, tidak menyurutkan semangat Alfred Nobel untuk menempuh pendidikan. Ia bersekolah di Eropa hin..
Rp79,200 Rp110,000
4 review(s)
Air adalah salah satu unsur yang vital dalam kehidupan manusia. Ketersediaan air di alam sangat melimpah, tetapi ketersediaan air siap konsumsi masih ..
Rp61,200 Rp85,000
Elegi memuat 13 cerita pendek dan 6 fragmen yang berkisah tentang kepergian, kehilangan, dan kematian dalam beragam caranya. Cerita pendek dan fragmen..
Rp42,480 Rp59,000
8 review(s)
Tentara Roma terus mengejar Fin ke Lembah Albion. Mereka menyerang semua desa yang mereka temui, membunuh dan menangkap semua orang yang ada di desa. ..
Rp16,200 Rp22,500
Kota para raksasa telah selamat namun hal tersebut malah menimbulkan kekacauan yang lebih besar lagi. Tartaros, Anggota kuil kegelapan akan seger..
Rp18,000 Rp25,000
Hidup gemilang tidak lahir dari keberuntungan, tetapi dari kata-kata yang Anda ucapkan.Pernahkah Anda merasa hidup seperti benang kusut? Karier ma..
Rp70,560 Rp98,000
Saat ini kesadaran umat Islam dalam menjalankan agama makin menggembirakan. Banyak fenomena yang bisa dijadikan bukti, salah satunya adalah semakin be..
Rp41,760 Rp58,000
"Teman Berjuang" karya Indra Sugiarto.Indra Sugiarto adalah seorang anak desa yang lahir dari keluarga sederhana di Banyumas, Jawa Tenga..
Rp60,480 Rp84,000
4 review(s)
"Love is an abstract noun, something nebulous. And yet turns out to be the only part of us that is solid, as the world turns upside down and the ..
Rp71,280 Rp99,000
68 review(s)
Anekdot-anekdot Jenaka dari Tanah BantenDibalik pakaiannya yang serba hitam-hitam dan kumisnya yang ngejreng, sosok jawara sebagaimana ditampilkan d..
Rp18,000 Rp25,000
"Pada suatu malam musim panas, Edward Alcott menyerah pada godaan dan mencium Lady Julia Kenney di taman yang gelap. Namun, hasrat yang dia rasakan ha..
Rp77,440 Rp96,800
Saudariku, betapa Allah memuliakan kita. Allah memberi satu surah khusus dengan nama “An-Nisa`” yang artinya kaum perempuan. Kita sangat berharga. Mak..
Rp46,800 Rp65,000
Buku ini merupakan terjemahan, peÂnyesuaian dan penulisan kembali buku berjudul Ontwikkelings Psychologie deÂngan penyesuaian terhadap keadaan IndoÂ..
Rp46,800 Rp65,000
"Jangan pernah mengatakan hidup tak adil, karena setiap hidup manusia tidak akan terlepas dari masalah."***Indira Hanggini, gadis ceria dengan..
Rp71,280 Rp99,000
Dalam Sang Pemenang Berdiri Sendirian-The Winner Stands Alone, Paulo Coelho kembali kepada tema-tema penting dari Sebelas Menit-Eleven Minutes dan The..
Rp85,680 Rp119,000









