
100% ORIGINAL
AKU (AADC)
- Ketersediaan:
- Penulis: Sjuman Djaya
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
- Model: 9786020328317
- MPN: 625202007
Rp65,000
Rp46,800
| Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS) | JOIN |
Deskripsi
“Bom atom pertama meledak di Kota Hiroshima. Langit berselaput awan cendawan berbisa. Ketika memburai awan ini, bumi laksana ditimpa hujan salju yang ganas. Ge - dung-gedung beton runtuh. Aspal-aspal jalan terbakar menyala. Bumi retak-retak ber - debu, di segala penjuru. Dan beribu tubuh manusia meleleh, tewas atau terluka. Seekor kuda paling binal, berbulu putih dan berambut kuduk tergerai, berlari di pusat kota, Jakarta! Tidak peduli pada yang ada, sekelilingnya, juga tidak pada manusia. Dia me - ringkik alangkah dahsyatnya, menapak dan menyepak alangkah merdekanya. Dunia ini, seolah cuma menjadi miliknya! Dan sekaligus seolah dia bicara:
kalau sampai waktuku
kumau tak seorang kan merayu
tidak juga kau
tak perlu sedu sedan itu
aku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang
Gaung suara ini seolah membelah langit, membelah bumi.”
Adegan-adegan film yang tergambar dalam skenario ini bertujuan untuk mewariskan semangat penyair besar yang dikagumi Sjuman Djaya, Chairil Anwar. Skenario ini merupakan salah satu karya terpenting Sjuman Djaya yang menempatkannya di jajaran para seniman besar Indonesia
Profil Penulis:
Cuma sekitar 16 karya lahir selama 14 tahun karier perfilmannya. Secara jumlah mungkin kecil, tetapi dengan jumlah itulah Sjuman Djaya hampir selalu meraih Piala Citra pada setiap kehadirannya dalam Festival Film Indonesia (FFI). Dan dari jumlah itu pula ia berhasil mengangkat dirinya menjadi seorang di antara segelintir sutradara Indonesia yang tidak dapat “didikte” oleh produser film. Sikap mandiri itu tampaknya mutlak bagi Sjuman, yang senantiasa ingin secara jelas menghubungkan film, sebagai alat ekspresi pribadi, dengan realitas sosial. “Sayangnya, yang mengikuti dia tidak banyak,” ujar D. Djajakusuma, budayawan dan sutradara film kawakan Indonesia.
Film-film yang lahir dari Bung Sjuman—begitu panggilan akrabnya—memang melekat dengan “realitas sosial” itu. Misalnya: Si Doel Anak Betawi dan Si Mamad (1973), Laila Majenun (1975), Si Doel Anak Modern (1976), Kabut Sutra Ungu (1979), Bukan Sandiwara (1980), Kartini (1982), Budak Nafsu (1983), dan Kerikil-Kerikil Tajam (1984). Film terakhirnya,Opera Jakarta, yang dibintangi istrinya, Zoraya Perucha, belum sempat terselesaikan ketika Sjuman meninggal, 19 Juli 1985.
Jumlah Halaman : 168
Tanggal Terbit : 28 Mei 2025
ISBN : 9786020328317
Penerbit : GPU
Berat : 188 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
kalau sampai waktuku
kumau tak seorang kan merayu
tidak juga kau
tak perlu sedu sedan itu
aku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang
Gaung suara ini seolah membelah langit, membelah bumi.”
Adegan-adegan film yang tergambar dalam skenario ini bertujuan untuk mewariskan semangat penyair besar yang dikagumi Sjuman Djaya, Chairil Anwar. Skenario ini merupakan salah satu karya terpenting Sjuman Djaya yang menempatkannya di jajaran para seniman besar Indonesia
Profil Penulis:
Cuma sekitar 16 karya lahir selama 14 tahun karier perfilmannya. Secara jumlah mungkin kecil, tetapi dengan jumlah itulah Sjuman Djaya hampir selalu meraih Piala Citra pada setiap kehadirannya dalam Festival Film Indonesia (FFI). Dan dari jumlah itu pula ia berhasil mengangkat dirinya menjadi seorang di antara segelintir sutradara Indonesia yang tidak dapat “didikte” oleh produser film. Sikap mandiri itu tampaknya mutlak bagi Sjuman, yang senantiasa ingin secara jelas menghubungkan film, sebagai alat ekspresi pribadi, dengan realitas sosial. “Sayangnya, yang mengikuti dia tidak banyak,” ujar D. Djajakusuma, budayawan dan sutradara film kawakan Indonesia.
Film-film yang lahir dari Bung Sjuman—begitu panggilan akrabnya—memang melekat dengan “realitas sosial” itu. Misalnya: Si Doel Anak Betawi dan Si Mamad (1973), Laila Majenun (1975), Si Doel Anak Modern (1976), Kabut Sutra Ungu (1979), Bukan Sandiwara (1980), Kartini (1982), Budak Nafsu (1983), dan Kerikil-Kerikil Tajam (1984). Film terakhirnya,Opera Jakarta, yang dibintangi istrinya, Zoraya Perucha, belum sempat terselesaikan ketika Sjuman meninggal, 19 Juli 1985.
Jumlah Halaman : 168
Tanggal Terbit : 28 Mei 2025
ISBN : 9786020328317
Penerbit : GPU
Berat : 188 gr
Lebar : 13 cm
Panjang : 20 cm
Ulasan
Tags: Sjuman Djaya,
GPU,
2025-05-28,
STO2025,
NewProduct2025
Rekomendasi Produk Lainnya
Di dalam buku ini terdapat berbagai macam rumus ilmu fisika khususnya rumus-rumus yang sering digunakan di jenjang SMA. Kumpulan rumus yang terdapat d..
Rp28,800 Rp40,000
Buku Penatausahaan dan Akuntansi Keuangan Daerah untuk SKPD ini memberikan gambaran penatausahaan dan akuntansi keuangan daerah (AKD), khususnya bagi ..
Rp79,128 Rp109,900
Khawatir akan disalahpahami masyarakat, Karasuma meminta Takayama untuk berhenti menolong orang. Di sisi lain, di luar dugaan Karasuma, tersiar kabar ..
Rp16,200 Rp22,500
4 review(s)
Otsukare-chan adalah dewa kematian yang menguntit dan mengincar nyawa orang yang kelelahan. Sayang sekali bagi dirinya, si dewa kematian yang imut dan..
Rp16,560 Rp23,000
Dari bungkusan bekal kuning, kotak berlumur darah, hingga keranjang pisang. Pada ulang tahun ke 45 ini, para editor Gramedia Pustaka Utama menyajikan ..
Rp57,600 Rp80,000
Puskesmas sebagai ujung tombak sistem pelayanan kesehatan nasional mempunyai peranan yang sangat besar dan strategis dalam meningkatkan derajat keseha..
Rp83,520 Rp116,000
Sudah berapa lamakah Anda bekerja?
Untuk dan karena siapa Anda bekerja?
Benarkah Anda menikmati pekerjaan Anda?
Jika Anda masih bingung menjawab pe..
Rp35,280 Rp49,000
Seri buku Paud untuk belajar memahami tentang tentang alam semesta. Banyak hal yang perlu diketahui tentang alam semesta antara lain benda-benda langi..
Rp38,160 Rp53,000
Ayahku itu baik, tapi aku tak tahu beliau sayang atau tidak padaku. Ayah jarang bicara, kami jarang sekali bertemu. Tidak seperti Ibu yang sering mene..
Rp43,200 Rp60,000
Adobe After Effects merupakan piranti lunak untuk merancang efek khusus dan motion graphic yang mendukung produksi video dan film. Tidak memandang apa..
Rp63,360 Rp88,000
Bagiku rindu adalah suatu perasaan gundah dan bahagia yang terjadi karena faktor jarak, kehilangan, dan kepergian. Perasaan tersebut bisa saja suka, d..
Rp47,520 Rp66,000
52 review(s)
"Mentari, terbitlah lebih awal. Sudah lelah rasanya menahan tangis di sudut kamar.Sudah bergelas-gelas kopi kuseduh tanpa tahu di mana akhir penderita..
Rp47,520 Rp66,000
8 review(s)
Sejak satu setengah abad lalu, kompleks arkeologis Padang Lawas di Provinsi Sumatra Utara telah dikaitkan dengan sejumlah peninggalan Hindu-Buddha. Me..
Rp118,800 Rp165,000
BUKU INI MENGUNGKAPKAN "RAHASIA" DIBALIK KEAHLIANNYA MENULIS DAN KITA MENDAPAT PEDOMAN PRAKTIS UNTUK MEMBUAT TULISAN YANG BAIK. BUKU INI MENGAJARI KIT..
Rp72,000 Rp100,000
Tidak ada yang memuliakan wanita kecuali orang yang terhormat, dan tidak ada yang menghinakan mereka kecuali orang-orang yang hina. Ini ucapan salah s..
Rp28,800 Rp40,000
"Buat apa sih repot begini?" - itulah keluhan Aileen saat membantu Ama di kelenteng. Sebagai anak yang dibesarkan tanpa kekurangan, Aileen kurang berm..
Rp61,200 Rp85,000
Malam itu, Sonny tidak bisa tidur. Ia lantas membuka sedikit gorden jendelanya, siapa tahu kantuk mendatanginya. Namun, matanya justru menangkap seseo..
Rp39,600 Rp55,000
Dengan pelajaran yang jelas, praktis, dan mudah diterapkan, Shunmyo Masuno memanfaatkan kebijakan yang telah berusia berabad-abad untuk mengajari kita..
Rp46,800 Rp65,000
4 review(s)
Ketika usiaku bertambah, bentuk tubuhku pun mengalami perubahan. Ada bagian tubuhku yang boleh dilihat orang, ada pula bagian pribadi yang harus ku ra..
Rp56,880 Rp79,000
Agamaku tidak dituliskan
Dalam aksara-aksara pewahyuan
Agamaku tertera di dalam guratan batang-batang pepohonan raksasa.
Ayat-ayat kehidupan terpatri
..
Rp43,200 Rp60,000




